
Bola.net - Hakan Safi mulai menyiapkan langkah besar untuk Fenerbahce jelang pemilihan presiden klub. Pengusaha asal Turki itu ingin membawa Paolo Maldini ke jajaran manajemen sebagai bagian dari proyek baru setelah klub kembali gagal meraih gelar domestik musim ini.
Kegagalan merebut trofi dari tangan Galatasaray membuat suasana klub memanas. Karena itu, momentum pemilihan presiden dimanfaatkan para kandidat untuk menawarkan perubahan besar kepada suporter. Safi pun bergerak cepat guna memperkuat dukungannya.
Dalam beberapa pekan terakhir, Safi diketahui berada di Italia untuk menjalankan agenda khusus. Ia mengunjungi Casa Milan dan bertemu dengan sejumlah petinggi Rossoneri. Namun, kunjungan tersebut ternyata bukan sekadar agenda biasa.
Safi juga disebut menggelar makan malam tertutup bersama Paolo Maldini, mantan direktur teknik AC Milan. Rumor itu akhirnya dikonfirmasi langsung olehnya dalam sebuah wawancara podcast di jet pribadinya. Sejak saat itu, arah proyek baru Fenerbahce mulai terlihat jelas.
Peran Mewah dan Proyek Masa Depan Bersama sang Legenda
Jika terpilih sebagai presiden, Hakan Safi telah menyiapkan posisi penting untuk Paolo Maldini. Legenda Italia itu tidak akan turun sebagai pelatih, melainkan memimpin arah kebijakan sepak bola klub secara menyeluruh. Pengalamannya di level elite Eropa dinilai menjadi nilai tambah besar bagi Fenerbahce.
Maldini direncanakan menjadi duta internasional sekaligus sosok utama dalam strategi transfer klub. Kehadirannya diyakini bisa meningkatkan daya tarik Fenerbahce di mata pemain-pemain top Eropa. Melalui proyek jangka panjang ini, klub berharap dapat kembali bersaing di level internasional.
"Kami duduk bersama Maldini dan berbicara. Dia akan menjadi otak sepak bola kami di dunia, duta sepak bola kami. Kami akan melakukan hal-hal indah bersama. Dalam transfer yang akan saya lakukan di masa depan, kami akan memanfaatkan kehadiran Maldini," tutur Hakan Safi.
Peluang Berkarier di Luar Italia
Peluang Maldini bergabung dengan Fenerbahce dinilai cukup terbuka jika melihat perjalanan kariernya dalam beberapa tahun terakhir. Selama ini, pria berusia 57 tahun itu dikenal sangat loyal kepada AC Milan. Ia bahkan menghabiskan seluruh karier bermainnya bersama klub tersebut.
Maldini sebelumnya juga pernah menegaskan bahwa dirinya sulit membayangkan bekerja untuk klub Italia selain AC Milan. Meski begitu, peluang berkarier di luar Serie A tetap terbuka. Tantangan baru di luar Italia tampaknya menjadi opsi yang realistis bagi dirinya.
Sebelum kembali ke San Siro, Maldini sempat menjadi bagian dari pemilik Miami FC sejak 2015. Ia lalu menjabat sebagai direktur teknik AC Milan pada periode 2019 hingga 2023. Rekam jejak itulah yang kini ingin dibawa Hakan Safi ke Istanbul.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gak Laku! Rafael Leao Ditolak Arsenal, MU, dan Barcelona
Liga Italia 21 Mei 2026, 11:45
-
AC Milan Diminta Penuhi 4 Jaminan agar Modric Bertahan
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:22
-
Luka Modric Siap Main di Laga Terakhir AC Milan Musim Ini
Liga Italia 20 Mei 2026, 23:16
-
Rafael Leao Dianggap Tak Layak ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Mei 2026, 23:05
LATEST UPDATE
-
Mengebut dan Kecelakaan, SIM Jamal Musiala Dicabut!
Bundesliga 21 Mei 2026, 10:45
-
Gokil! Casemiro Tolak Banyak Tawaran Demi Inter Miami
Bola Dunia Lainnya 21 Mei 2026, 10:15
-
Marc Klok Absen di Laga Penentuan Juara Persib Bandung
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 09:13
-
Aston Villa Juara, Pangeran William Menggila!
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR