
Bola.net - Beberapa waktu lalu, Son Heung-Min diberitakan pulang ke Korea Selatan kendati situasi pandemi virus Corona sedang menggila di berbagai negara. Ternyata ada misi mulia yang harus ia ikuti di kampung halamannya itu.
Salah satu hal yang dilarang dilakukan di masa pandemi ini adalah pulang ke kampung halaman. Sebab, seseorang yang sehat berpotensi menjadi carrier dan membuat penyebaran virus di tempat asalnya jadi lebih parah.
Son tidak mengindahkan larangan tersebut. Ia tetap memutuskan kembali ke Korea Selatan. Tottenham selaku klub awalnya menyatakan bahwa sang penyerang harus melanjutkan proses perawatan cederanya di sana.
Namun beberapa waktu setelahnya, beredar kabar bahwa Son tidak pulang hanya untuk melanjutkan pemulihan cederanya. Melainkan juga untuk menunaikan tugas wajib militer yang sempat tertunda.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Son Ikut Wajib Militer
Kabar itu ternyata benar adanya. Pelaksanaan wajib militer itu sendiri berlangsung selama empat pekan, tepat setelah dirinya menyelesaikan masa karantina selama dua pekan usai terbang dari London.
Sebenarnya Son sudah harus mengikuti wajib militer sejak 21 bulan yang lalu. Namun mantan pemain Bayer Leverkusen itu mendapatkan keistimewaan karena sukses membawa Timnas Korea Selatan menjuarai Asian Games.
Tottenham membenarkan kabar tersebut. Dan untungnya, ini tidak mengganggu perjalanan Tottenham di Premier League karena kompetisi itu sendiri sedang mengalami penundaan akibat pandemi virus Corona.
"Klub bisa mengkonfirmasi bahwa Heung-Min Son akan melaksanakan dinas wajib militernya di Korea Selatan bulan ini," demikian penggalan dari pernyataan klub, dikutip dari the Independent.
Masih dalam Tahap Pemulihan
Tetapi, kepulangan Son ke Korea Selatan tidak lantas membuat Tottenham lepas tangan. Mereka masih tetap memantau perkembangan Son, terutama soal cedera tangan yang menimpanya beberapa bulan lalu.
"Staf medis kami terus menghubunginya secara langsung karena sedang menjalan masa pemulihan pasca kerusakan tangan dalam kemenangan 3-2 atas Aston Villa pada 16 Februari dan terus berlatih," lanjut pernyataan itu.
Cederanya Son telah memberikan banyak hasil buruk untuk Tottenham. Pasalnya, pemain berusia 27 tahun itu adalah salah satu pencetak gol reguler the Lilywhites. Belum lagi Harry Kane juga sedang menjalani pemulihan yang diprediksi baru sembuh beberapa bulan lagi.
(The Independent)
Baca juga:
- Apa Itu 'Furlough' dan Mengapa Liverpool Dikritik Habis-habisan karena Kebijakan Itu?
- Seperti Sheringham dan Berbatov, Harry Kane Disarankan Juga Pindah ke MU
- Lebih Baik Pindah Klub, Harry Kane Diklaim tak Cocok untuk Tim Jose Mourinho
- Juventus Kesulitan Merekrut Harry Kane karena Masalah Ini
- Harry Kane Didiskon 25%, Jadi Angkut Gak Nih MU?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Pastikan Son Heung-Min Ikut Wajib Militer di Korea Selatan
Liga Inggris 7 April 2020, 02:33
-
Seperti Sheringham dan Berbatov, Harry Kane Disarankan Juga Pindah ke MU
Liga Inggris 6 April 2020, 17:20
-
3 Kandidat Pengganti Harry Kane di Tottenham
Editorial 6 April 2020, 14:36
LATEST UPDATE
-
Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
Liga Inggris 11 Juli 2026, 22:12
-
Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 21:08
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
-
Jose Mourinho Blokir Kepindahan Federico Valverde ke Manchester United
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 17:00
-
Mau Kalahkan Norwegia, Inggris Harus Bisa 'Matikan' Erling Haaland
Piala Dunia 11 Juli 2026, 14:00
-
Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
Liga Inggris 11 Juli 2026, 13:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR