
Bola.net - Pusat perhatian publik di laga Premier League antara Tottenham kontra Liverpool, Minggu (19/12/2021), tidak terletak pada hasil akhirnya. Melainkan kepemimpinan wasit yang dianggap tidak berimbang.
Pertandingan yang berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium tersebut berakhir dengan kedudukan imbang 2-2. Dua gol the Lilywhites tercipta berkat aksi Harry Kane dan Son Heung-min, sementara Liverpool dicetak Diogo Jota dan Andrew Robertson.
Sedikitnya ada dua drama yang disajikan oleh pertandingan kali ini. Pertama adalah kartu merah buat Andrew Robertson yang membuat Liverpool harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-77.
Beberapa orang pun meyakini bahwa penyerang Tottenham, Harry Kane, pantas mendapatkan hukuman serupa. Bahkan, ia diyakini seharusnya keluar lebih dulu karena melanggar keras Robertson pada babak pertama.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kok Harry Kane Tidak Dikartu Merah?
Keputusan tersebut mendapatkan sorotan, termasuk dari mantan wasit Premier League, Keith Hackett. Tanpa ragu, ia mengatakan bahwa rekan seprofesinya tersebut melakukan kesalahan fatal.
"Kok bisa Harry Kane bertahan di lapangan setelah melakukan tekel nekat yang membahayakan keselamatan lawan? Kekuatan yang berlebihan. Pelanggaran yang serius, kartu merah, inilah kesalahan wasit lainnya," tulisnya di media sosial Twitter.
"Ini menunjukkan kurangnya akuntabilitas ketika kesalahan besar dilakukan. Tidak ada permintaan maaf, tanpa penjelasan, membiarkan anak-anak bisa melakukan apa saja!" lanjutnya.
Menyoroti VAR
Setelah mengkritik Paul Tierney selaku wasit kepala di laga besar tersebut, VAR juga tidak luput dari perhatian Hackett. Ia menyoroti tim VAR yang tidak menyarankan Tierney untuk meninjau ulang kejadian dari monitor di sisi lapangan.
"Bagaimana bisa dia membela pemain yang di luar kontrol, menggunakan tenaga yang berlebihan? Mengapa VAR tidak menyarankan melihat monitor untuk membantu wasit? Itu kegunaannya," Hackett menambahkan.
"VAR punya hak untuk menyarankan wasit Tierney untuk meninjau ulang kartu merah buat Robertson dari Liverpool, yang di mana itu sudah tepat. Mengapa VAR tidak melakukan hal yang sama pada tekel Kane? Keduanya adalah pelanggaran berbuah kartu merah," pungkasnya.
Pada akhirnya, hasil imbang tak lagi bisa diubah. Liverpool pun gagal memangkas jarak dengan Manchester City dan harus puas nangkring di peringkat kedua. Sementara Tottenham masih di posisi ketujuh dalam klasemen sementara.
(Twitter via Metro.co.uk)
Baca Juga:
- Man of the Match Tottenham vs Liverpool: Trent Alexander-Arnold
- Hasil Pertandingan Tottenham vs Liverpool: Skor 2-2
- Pengakuan Jujur Son Heung-min Soal Liverpool: Sangat Kuat, Menyenangkan untuk Ditonton
- Bagi Conte dan Tottenham, Liverpool Adalah Contoh Sukses
- Sikap Tegas Jurgen Klopp: Liverpool Takkan Rekrut Pemain yang Belum Suntik Vaksin Covid-19
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Merasa Bersalah, Kane Mengaku Kaget Dapat Kartu Kuning Usai Sikat Robertson
Liga Inggris 20 Desember 2021, 17:55
-
Beda Kelas Robertson Dengan Kane di Laga Tottenham vs Liverpool
Liga Inggris 20 Desember 2021, 16:46
-
Tottenham vs Liverpool, Drama Empat Gol dan Tanpa Pemenang
Galeri 20 Desember 2021, 14:46
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
-
Real Madrid Unggul Telak atas Bayern Munchen Secara Sejarah
Liga Champions 7 April 2026, 20:38
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR