
Bola.net - Fred mungkin bukan nama populer di kalangan fans Manchester United. Akan tetapi, belakangan dia sukses merebut perhatian usai menggusur posisi Paul Pogba di tim utama United.
Fred bergabung dengan United pada 2018 lalu. United harus membayar mahal untuk bisa membawa Fred ke Old Trafford. Harga transfernya mencapai 59 juta euro dari klub Shakhtar.
Dibeli dengan harga mahal, tak membuat Fred langsung menjadi pilihan utama. Pada musim 2018/2019 lalu, Fred hanya tampil pada 17 laga United di Premier League.
Kabar yang beredar, Fred bukan nama yang diinginkan Jose Mourinho. Akan tetapi, Mourinho sempat memberi pujian untuk pemain asal Brasil. "Dia akan melengkapi kualitas gelandang kami," katanya.
Masa Sulit dan Transformasi Fred
Musim pertama Fred berjalan sulit. Namun, ada sejumlah berkah yang membuat musim keduanya di United berjalan bagus. Pada musim 2019/2020, Paul Pogba tampil buruk dan cedera.
Momen itu menjadi awal nasib baik Fred di United.
Bersama Scott McTominay, Fred menjadi pasangan ideal di lini tengah United. Gelandang 27 tahun itu memainkan 23 laga sebagai pemain inti secara beruntun di Premier League. Fred mendapat momen terbaiknya.
Namun, Premier League terhenti karena pandemi Covid-19. Aksi Fred pun terhenti. Saat kompetisi berlanjut, Paul Pogba pun menjadi pilihan utama. Bersama Bruno Fernandes, keduanya mampu tampil cukup bagus.
Fred kemudian kehilangan tempat di tim utama United. Akan tetapi, bukan berarti pemain asal Brasil itu menyerah dengan keadaan. Fred kembali menantang posisi inti pada awal musim 2020.
2 Laga Penting Fred

Ole Gunnar Solskjaer kembali menaruh kepercayaan pada Fred pada musim 2020/2021. Paul Pogba tidak tampil sebagus periode Juni - Agustus. Performanya labil dan peluang itu dimanfaatkan dengan baik oleh Fred.
Paling tidak, ada dua laga yang menjadi bukti bahwa Fred sangat penting bagi United. Pertama, saat United menang dengan skor 5-0 atas RB Leipzig di Liga Champions.
Jika Marcus Rashford tidak membuat hattrick, mungkin Fred layak mendapat gelar Man of the Match.
Fred kembali tampil bagus saat United menang 1-3 atas Everton, pekan lalu. Andai Bruno Fernandes tidak mencetak dua gol dan satu assist, maka Fred layak untuk gelar Man of the Match karena aksi gemilangnya.
Sebagai gelandang, Fred punya kemampuan yang lengkap. Dia mampu mengalirkan bola dengan baik, menutup celah di lini tengah, dan merebut bola dari lawan. Fred juga punya kemampuan melepas umpan dengan baik.
Peran Michael Carrick

Di balik performa apik Fred, ada nama Michael Carrick yang punya peran penting. Mantan gelandang United itu banyak bekerja dengan Fred, baik di sesi latihan maupun saat pertandingan.
Saat Fred sedang berada di atas lapangan, Carrick dilaporkan secara intensif memberi arahan apa yang harus dilakukan. Carrick terus memberi motivasi agar Fred bisa tampil sesuai harapan dan membantu tim.
"Carrick telah banyak membantu saya dalam proses adaptasi dan transisi ini. Dia adalah seorang idola di klub dan merupakan pemain hebat di posisi yang sama dengan yang saya mainkan," ucap Fred beberapa waktu lalu.
Sumber: Manchester Evening News
Baca Ini Juga:
- Tidak Bahagia di Manchester United, 4 Tim yang Bisa Tampung Paul Pogba
- Klasemen Premier League di Laga Kandang: Manchester United Peringkat ke-19
- Klasemen Premier League Tanpa VAR: Manchester United dan Liverpool Posisi Berapa?
- Ralph Hasenhuttl, Nama yang Bisa Gantikan Peran Solskjaer di Manchester United
- Manchester United Relakan Dean Henderson Pindah pada Januari 2021?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hebatnya Man United Era Ferguson, Lawan Sudah Ciut Nyalinya Sebelum Masuk Lapangan
Liga Inggris 10 November 2020, 22:27
-
Hanya Cedera Ringan, Marcus Rashford Bisa Bela Timnas Inggris?
Liga Inggris 10 November 2020, 21:05
-
Jesse Lingard 'Cerai' dengan Mino Raiola, Bakal Bertahan di Manchester United?
Liga Inggris 10 November 2020, 20:50
-
Jika Andalkan Fred dan McTominay, Manchester United Tidak Akan Jadi Juara
Liga Inggris 10 November 2020, 20:20
-
Gary Neville: Manchester United-nya Solskjaer Terlalu Inkonsisten!
Liga Inggris 10 November 2020, 20:00
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR