
Bola.net - Tottenham Hotspur baru saja meraih gelar bergengsi. Mereka berhasil mengalahkan Manchester United di final Liga Europa.
Kemenangan itu menjadi penawar dahaga gelar yang sudah 17 tahun mereka alami. Spurs akhirnya mengakhiri puasa trofi dengan cara gemilang.
Selain tiket ke UEFA Super Cup, Spurs juga dapat kesempatan lain. Mereka lolos ke kompetisi yang tidak banyak diketahui.
Kompetisi ini bernama UEFA–CONMEBOL Club Challenge. Ajang yang menghadirkan duel antara Eropa dan Amerika Selatan.
Apa Itu UEFA CONMEBOL Club Challenge?

UEFA–CONMEBOL Club Challenge adalah kompetisi yang belum lama diperkenalkan. Pertama kali digelar pada 2023, turnamen ini melibatkan dua benua besar.
Kompetisi ini adalah kelanjutan dari Supercopa Euroamericana. Pemenang Liga Europa akan bertemu dengan pemenang Copa Sudamericana.
Racing Club dari Argentina menjadi juara Copa Sudamericana terakhir. Mereka mengalahkan Cruzeiro dari Brasil pada final musim lalu.
Dengan status juara, Racing Club otomatis menjadi lawan bagi Tottenham Hotspur. Ini membuat peluang Spurs meraih gelar bertambah.
Jadwal Padat, Laga Bisa Batal

Meski begitu, pertandingan ini masih belum pasti digelar. Masalah jadwal menjadi kendala utama.
Contoh nyata terjadi tahun lalu ketika Atalanta gagal menemukan jadwal yang cocok. Mereka batal menghadapi Liga de Quito di edisi pertama.
Presiden Racing Club, Diego Milito, berusaha keras agar laga melawan Spurs bisa terealisasi. Namun UEFA sendiri belum bisa memastikan apakah jadwalnya memungkinkan.
Football London melaporkan bahwa UEFA masih mencari waktu yang tepat. Belum ada kepastian apakah duel Spurs vs Racing Club bisa terjadi.
Tottenham Tanpa Postecoglou

Selain itu, Tottenham akan menghadapi tantangan baru musim ini. Mereka harus berpisah dengan Ange Postecoglou.
Pelatih asal Australia itu dipecat setelah membawa Spurs meraih gelar Liga Europa. Klub London itu kini fokus mencari pengganti yang sepadan.
Thomas Frank dari Brentford dikabarkan sudah sepakat untuk mengambil alih kursi pelatih. Spurs akan menebus klausul senilai 9 juta pounds demi mendatangkan Frank.
Apakah Thomas Frank mampu membawa Spurs meraih gelar tambahan? Hanya waktu yang bisa menjawab.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Juara Liga Europa, Tottenham Punya Kans Tambah Trofi Lagi
Liga Inggris 10 Juni 2025, 16:51
-
Tottenham Tanpa Pelatih, Pochettino Dikaitkan Lagi
Liga Inggris 8 Juni 2025, 17:23
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR