
Bola.net - Arsenal kembali mencuri perhatian usai aktivitas besar mereka di bursa transfer musim panas. Klub asal London Utara itu berani menggelontorkan dana besar demi memperkuat skuadnya.
Salah satu rekrutan yang paling disorot adalah Viktor Gyokeres. Penyerang asal Swedia itu dipercaya mampu memberi warna baru pada lini depan Arsenal.
Meski begitu, awal perjalanannya tidak sepenuhnya mulus. Gyokeres sempat tampil impresif di laga kandang, tetapi kesulitan ketika menghadapi pertahanan elite di laga tandang.
Gael Clichy, mantan bek kiri Arsenal, turut memberi pandangan soal transfer tersebut. Ia menilai Gyokeres bisa menjadi simbol perubahan wajah Arsenal dengan pendekatan berbeda.
Perubahan Gaya Bermain Arsenal

Selama ini, Arsenal identik dengan sepak bola kombinasi dan pergerakan cepat antar pemain. Kehadiran Gyokeres membuat gaya menyerang mereka lebih langsung dan terfokus pada penyerang tengah.
Clichy menilai perubahan itu justru memberi dimensi baru. Arsenal kini berani menempatkan winger sebagai penyedia umpan yang lebih sering mengirim bola langsung ke kotak penalti.
“Saya rasa dia akan bisa beradaptasi. Apakah dia tipe pemain yang diinginkan fans Arsenal? Mungkin tidak. Tapi apakah mereka senang dengan kehadirannya dan akan mendukungnya? Tentu saja, sejak awal, dan mereka berharap sesuatu yang luar biasa,” kata Gael Clichy kepada Metro.
“Saya tidak berpikir dia adalah tipe pemain yang biasa dipakai Arsenal, terutama dalam permainan kombinasi. Menurut saya, seseorang seperti Isak lebih cocok, tetapi Gyokeres akan menambahkan sesuatu yang sebelumnya tidak dimiliki Arsenal,” tambahnya.
Alexander Isak Masih Jadi Referensi

Nama Alexander Isak sejak lama dianggap cocok dengan filosofi Arsenal. Namun, harga selangit membuat klub memilih opsi lain dengan mendatangkan Gyokeres.
Kini, situasinya makin menarik karena Isak justru bergabung dengan Liverpool. Kehadirannya bisa menjadi ancaman langsung bagi ambisi Arsenal menantang gelar juara.
“Arsenal tentu menginginkan Isak, setiap tim akan menyukainya. Tapi semua tergantung siapa yang bisa memenuhi harga yang diminta, dan saya rasa Arsenal tidak siap untuk itu. Sepak bola 2025 adalah tentang siapa yang bisa mengeluarkan uang. Dia pemain spesial,” ujar Clichy.
“Tapi untuk Arsenal, ketika Anda melihat tambahan Madueke dan Eze, rasanya tepat memiliki seseorang seperti Gyokeres yang selalu berada di dalam kotak penalti,” lanjutnya.
Ujian Besar di Premier League

Meski mencatat rekor fantastis 54 gol dalam 52 laga di Sporting CP, Gyokeres menghadapi tantangan baru di Premier League. Para bek tangguh seperti Virgil van Dijk atau Matthijs de Ligt menjadi lawan berat yang tak mudah ditembus.
Clichy menegaskan bahwa proses adaptasi ini wajar. Tidak semua pertandingan akan berjalan mulus, terutama saat menghadapi tim besar.
“Ketika melihat pemain yang mereka datangkan, jelas mereka ingin memanfaatkan lini sayap, menciptakan situasi satu lawan satu, dan cepat mengirim bola ke kotak penalti. Saya rasa kita akan melihat Arsenal baru, Arsenal yang lebih mengarah ke situasi itu,” ujar Clichy.
“Apakah ini akan selalu berhasil? Saya tidak tahu, seperti yang kita lihat melawan Manchester United dan Liverpool, menghadapi bek top itu tidak mudah. Tapi saya rasa inilah yang akan sering kita lihat musim ini, lebih banyak kebebasan bagi winger dan suplai bola ke penyerang baru,” tambahnya.
Sumber: Metro
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Testimoni Ben White untuk Viktor Gyokeres: Bukan Hanya Rapikan Rambut, Fisiknya Monster!
Liga Inggris 11 September 2025, 20:29
-
Eks Man United, Anthony Martial, Tolak Tawaran Gabung Eks Arsenal dan Madrid di Meksiko
Liga Inggris 11 September 2025, 19:19
-
Arsenal Bakal Tikung MU untuk Transfer Bintang Timnas Jerman Ini
Liga Inggris 11 September 2025, 15:31
-
Viktor Gyokeres, Tanda Transformasi Baru di Arsenal
Liga Inggris 11 September 2025, 11:36
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
-
Prediksi BRI Super League, Persis Solo vs Persita 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR