
Bola.net - Liam Rosenior menjadi sorotan tajam di media sosial belakangan ini. Pelatih Chelsea itu viral karena momen kocak saat melawan Arsenal tengah pekan lalu di Carabao Cup.
Ia gagal mengontrol bola lambung di pinggir lapangan Emirates Stadium. Insiden itu terjadi saat The Blues kalah tipis dari The Gunners.
Ejekan tidak hanya datang dari suporter lawan di stadion saja. Para pemain Chelsea ternyata ikut menertawakan sang manajer di sesi latihan.
Rosenior menanggapi situasi memalukan ini dengan sikap yang sangat santai. Ia justru menikmati candaan yang dilontarkan oleh anak asuhnya.
Diledek Pemain Sendiri
Momen canggung itu terjadi jelang akhir babak kedua pertandingan. Chelsea sedang berjuang mengejar gol penyeimbang di laga semifinal tersebut.
Suporter tuan rumah langsung bersorak mengejek kegagalan teknik sang pelatih. Video kejadian tersebut kemudian menyebar luas dan viral di internet.
"Beberapa pemain memutar ulang video itu kepada saya," kata Liam Rosenior.
"Kami tertawa bersama karenanya. Estevao bilang dia tidak percaya saya pernah jadi pesepakbola profesional," lanjutnya.
Filosofi Menikmati Hidup
Rosenior menegaskan bahwa pekerjaannya saat ini sangatlah serius dan menuntut. Namun ia merasa hidup terlalu singkat untuk diambil pusing.
Sang pelatih memilih untuk tidak terbawa perasaan alias baper. Ia sadar bahwa menertawakan diri sendiri adalah bagian dari menikmati hidup.
"Ini adalah pekerjaan hebat. Saya suka pekerjaan ini. Saya serius, saya serius dalam banyak aspek. Saya menuntut, tapi hidup ini terlalu singkat. Anda harus menikmati hidup, Anda harus bisa menertawakan diri sendiri," tegas Rosenior.
"Saat ini banyak orang di negara ini menertawakan saya," imbuhnya.
Kembalinya Mamadou Sarr
Chelsea sebenarnya sempat mengalami nasib sial di penutupan bursa transfer. Mereka kalah saing dengan Liverpool dalam perburuan Jérémy Jacquet.
Namun kabar baik datang dari kembalinya sosok bek Mamadou Sarr. Pemain muda ini baru saja pulang dari masa peminjaman di Strasbourg.
"Semua orang tahu apa yang saya pikirkan tentang Mamadou," ujar Rosenior.
"Saya pikir dia punya potensi untuk menjadi bek tengah kelas dunia," sambung sang pelatih.
Potensi Bek Kelas Dunia
Rosenior melihat perkembangan signifikan pada fisik dan taktik Sarr. Ia berterima kasih kepada manajemen yang mendukung keputusannya memulangkan sang bek.
Sektor pertahanan memang menjadi area yang ingin diperkuat oleh pelatih. Namun Sarr harus siap bersaing ketat untuk mendapatkan menit bermain.
"Saya melihat pertumbuhan dalam diri Mamadou. Saya melihat pertumbuhan penampilannya di final AFCON, saya melihat pertumbuhan fisiknya dan pemahaman taktisnya. Juga itu adalah area lapangan di mana saya merasa kami bisa memperkuat diri," jelas Rosenior.
"Itu semua hal yang saya perhitungkan. Dia akan mendapatkan kesempatannya tapi dia tahu dia harus berjuang untuk itu karena kami punya banyak bek tengah luar biasa di grup kami," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Enzo Fernandez: Lupakan Arsenal, Saatnya Chelsea Bangkit Bersama Liam Rosenior
Liga Inggris 7 Februari 2026, 17:08
-
Live Streaming Wolves vs Chelsea - Link Nonton Premier League/Liga Inggris di Vidio
Liga Inggris 7 Februari 2026, 15:00
LATEST UPDATE
-
Mari Memuji Performa Calvin Verdonk di FIFA Series 2026
Tim Nasional 31 Maret 2026, 08:35
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Final Four Proliga 2026, 2 April-19 April 2026
Voli 31 Maret 2026, 08:29
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 31 Maret 2026, 08:29
-
Balada Reuni Skuad Timnas Indonesia: Betapa Kangennya Memakai Jersey Garuda
Tim Nasional 31 Maret 2026, 08:26
-
Prediksi Brasil vs Kroasia 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:03
-
Prediksi Argentina vs Zambia 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:02
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56

























KOMENTAR