
Bola.net - Antonio Conte belum mampu membawa Tottenham mencapai performa yang stabil. Sebagai bukti, lima laga terakhir Tottenham di semua ajang, mereka kalah, menang, kalah, menang, lalu kalah lagi.
Tottenham menjamu Southampton pada pekan ke-24 Premier League, Kamis (10/2/2022) dini hari WIB. Pada duel yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium itu, Harry Kane dan kolega kalah 3-2.
Tottenham sempat dua kali memimpin laga lewat gol bunuh diri Jan Bednarek dan Son Heung-min. Tapi, Soton mampu mencetak tiga gol ke gawang Hugo Lloris. Masing-masing gol dicetak Armando Broja, Mohamed Elyounoussi, dan Che Amads.
Lantas, mengapa performa Tottenham masih belum stabil? Simak jawaban Conte di bawah ini ya Bolaneters.
Kok Belum Stabil Sih, Conte?
Conte bergabung dengan Tottenham di pertengahan musim 2021/2022, sebagai pengganti Nuno Espirito Santo. Sejauh ini, performa Tottenham era Conte masih belum stabil dan sang manajer mengakuinya.
"Kami harus mencoba untuk meningkatkan permainan, terutama aspek menggerakan bola. Saya tahu betul bahwa tim ini masih muda, banyak pemain harus bermain untuk mendapatkan pengalaman di liga ini," kata Conte dikutip dari BBC Sport.
"Saya tahu ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan ke depannya," imbuh eks manajer Chelsea itu.
Hasil yang didapat Tottenham pada lima laga terakhir adalah kalah lawan Chelsea (1-0), menang lawan Leicester (3-2), kalah dari Chelsea (2-0), menang lawan Brighton (3-1), dan kalah dari Southampton (3-2).
Masih Proses

Antonio Conte merasa anak asuhnya sudah memberikan segalanya untuk bisa meraih kemenangan lawan Soton. Meskipun ada banyak kesalahan yang dilakukan, pria asal Italia itu tidak merasa harus khawatir.
"Pada babak pertama kami membuat banyak kesalahan dan sering kali umpannya tidak bagus dan kami mempertaruhkan hidup kami hari ini," kata Conte.
"Ini adalah bagian dari proses dan Anda harus mencoba untuk meningkatkan level. Ketika ada sedikit tekanan, Anda harus lebih akurat dalam mengoper dan mengambil keputusan. Pemain sudah memberikan segalanya, jadi itu sangat mengecewakan," tegasnya.
Klasemen Premier League
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- 4 Calon Kapten Baru Arsenal Versi Alexandre Lacazette
- Thomas Tuchel Pusing! Pilih Mainkan Kepa atau Mendy di Final Piala Dunia Antarklub?
- Arsenal Cari Striker Seperti Apa Sih, Arteta?
- Marketa Havlickova, si Pirang nan Menawan Calon Pendamping Hidup Alex Kral
- 17 Pertandingan Sisa, Arsenal Bidik Empat Besar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cinta, Alasan Adama Traore Tolak Bujukan Antonio Conte untuk Gabung Tottenham
Liga Spanyol 10 Februari 2022, 15:24
-
Tottenham vs Southampton: Ketika Antonio Conte Pertanyakan Mentalitas Spurs
Liga Inggris 10 Februari 2022, 12:00
-
Wajah Tottenham Era Antonio Conte: Kalah, Menang, Kalah, Menang, dan Kalah Lagi
Liga Inggris 10 Februari 2022, 11:38
-
Tottenham yang Baru: Cara Conte Maksimalkan Kulusevski dan Bentancur
Liga Inggris 1 Februari 2022, 05:00
LATEST UPDATE
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR