
Ranieri senang dengan bukan kepalang dengan gelar ini. Terlebih, gelar ini saat ia sudah memasuki fase akhir di karirnya sebagai pelatih sepakbola. Pelatih asal Italia saat ini sudah berusia 64 tahun.
"Saya sangat-sangat senang saat ini karena jika saya memenangkan gelar di awal karir saya sebagai pelatih, mungkin saya sudah melupakannya," ujar Ranieri kepada Soccerway.
"Sekarang saya orang yang sangat tua dan saya merasa bisa jauh lebih baik," sambungnya.
Gelar juara ini sekaligus menghapus stigma bahwa Ranieri adalah pelatih spesialis runner-up. Mantan pelatih AS Monaco membuktikan bahwa ia bisa menjadi yang terbaik bersama The Foxes.
"Seperti yang sudah saya katakan setiap kali, saya senang dengan fans, presiden, dan semua orang, juga untuk semua penduduk di Leicester," tukasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inilah Kekurangan Chelsea Musim Ini Menurut Cahill
Liga Inggris 3 Mei 2016, 23:15
-
Arsenal Siap Tampung Jordon Ibe
Liga Inggris 3 Mei 2016, 23:01
-
Depay Tepis Rumor Hengkang dari MU Lewat Instagram
Liga Inggris 3 Mei 2016, 22:58
-
MU Yakin Raih Piala FA dan Lolos Liga Champions
Liga Inggris 3 Mei 2016, 22:57
-
Presiden: Pemain Bintang Leicester Tak Dijual
Liga Inggris 3 Mei 2016, 22:36
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR