Bola.net - - Keputusan Arsene Wenger untuk mundur dari kursi kepelatihan Arsenal pada akhir musim ini tampaknya semakin mempertegas era sepak bola modern yang tanpa ampun. Saat ini, setiap klub cenderung memecat pelatih yang dinilai kurang memuaskan hanya dalam waktu satu-dua musim.
Berbeda dengan sepak bola era 90-an dan awal 2000, kala itu pelatih diberi kesempatan untuk membuktikan dirinya dalam waktu yang cukup lama. Meski tak langsung mampu memberikan prestasi pada musim-musim awalnya, klub cenderung memberi kepercayaan pada pelatih tersebut untuk beberapa musim lagi.
Hal itu tentu membuat pelatih lebih tenang dan lebih diuntungkan karena mampu merancang rencana jangka panjang yang sesuai bagi klub dan bagi dirinya sendiri. Jauh berbeda dengan masa kini, ketika seorang pelatih senior pun hanya diberi waktu di bawah tiga musim untuk memberi prestasi.
Menukil goal internasional, penegasan tersebut dibuat oleh pelatih Chelsea, Antonio Conte yang menilai sepak bola saat ini memiliki tekanan jauh lebih tinggi daripada masa silam. Karier pelatih pun tidak akan bertahan lama karena kebijakan keras klub.
"Contohnya di Inggris, dahulu pelatih bisa menetap di sini dan bekerja untuk klub yang sama selama beberapa tahun. Ketika anda mengetahui ini dan memiliki kemungkinan ini, anda menghidupi sepak bola dan anda menjadi lebih rileks karena anda tahu memiliki waktu cukup untuk bekerja, untuk membuktikan pentingnya pekerjaan anda," ujar Conte.
"Saat ini, sepak bola sudah tak lagi sama dengan dahulu. Di Inggris anda dapat melihat perbedaan ini. Sekarang setiap klub siap untuk mengganti pelatih jika anda tidak mendapat hasil yang diinginkan, jika anda gagal meraih kemenangan."
"Saya kira jika sepak bola seperti ini terus dilakukan, karier pelatih tidak akan bertahan cukup lama karena anda memiliki lebih banyak tekanan daripada masa silam," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wenger Adalah Contoh Terakhir Kultur Sepak Bola Zaman Baheula
Liga Inggris 21 April 2018, 11:03
-
Conte Menyebut Menirukan Wenger Tidaklah Mudah
Liga Inggris 21 April 2018, 10:47
-
Empat Besar Kini Tak Lagi Mustahil Bagi Chelsea
Liga Inggris 20 April 2018, 21:31
-
Conte: Wenger Layak Dapat Respek Seluruh Dunia
Liga Inggris 20 April 2018, 21:07
-
Soal Pengganti Conte, Ini Pelatih Prioritas Chelsea
Liga Inggris 20 April 2018, 14:52
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR