
Bola.net - Yaya Toure meyakini jika Josep Guardiola saat ini melatih Real Madrid atau Barcelona dan gagal membawa mereka jadi juara Liga Champions seperti yang dialaminya bersama Manchester City, maka ia akan berada dalam masalah besar.
City memang sangat penasaran untuk bisa meraih sukses di level Eropa. Mereka sejauh ini memang bisa berhasil mendominasi pentas domestik.
Namun mereka tak kunjung berhasil menjadi juara Liga Champions. Musim 2019-20 ini contohnya.
City sebenarnya merupakan salah satu kandidat juara. Namun nyatanya mereka keok di fase perempat final melawan Lyon.
Kegagalan yang tak Akan Ditoleransi di Barca atau Madrid
Yaya Toure mengisyaratkan bahwa Josep Guardiola bisa mengatakan dirinya beruntung di Manchester City. Sebab di klub tersebut tak ada tekanan yang terlalu besar baginya setelah gagal membawa klub jadi juara Liga Champions.
Hal ini tentu akan berbeda jauh jika Guardiola menangani klub seperti Barcelona atau Real Madrid. Pelatih plontos itu pasti bakal mendapat sorotan dari media, fans dan tentunya dari petinggi klub.
"Mungkin jika itu Barcelona atau mungkin Real Madrid, pasti ia akan mendapat masalah. Kami tidak perlu ragu bahwa ia telah dibawa ke City untuk memenangkan Liga Champions," kata mantan gelandang City dan Blaugrana itu kepada Express Sport.
"Sekarang orang-orang menemukan cara untuk mengatakan ia datang hanya untuk liga atau untuk apa pun. Tetapi Anda tidak bisa berbohong tentang itu karena anggaran yang diberikan klub kepadanya tahun demi tahun, ia perlu memiliki trofi."
"Ia perlu memilikinya. Saat Anda memasukkan manajer sekaliber ini, ia harus mendapatkan hasil," seru Yaya Toure.
Bagaimana Masa Depan Guardiola?
Meski demikian, Yaya Toure meyakini Josep Guardiola pasti mendapat sedikit tekanan di Manchester City. Namun ia tak tahu apakah pemiliki klub nanti akan mendepaknya atau tidak.
"Tentu saja, Pep bagus tetapi orang-orang akan menuntut lebih banyak darinya karena apa yang mereka berikan kepadanya. Harapannya akan tinggi. Tidak ada klub di dunia seperti City yang dapat membelanjakan jutaan pound untuk pemain - pemain muda dan pemain berkualitas mahal."
“Ketika Anda mendapatkan hal-hal ini, Anda harus memberikan trofi kepada klub. Saya tidak tahu apa yang dipikirkan dewan, merekalah yang akan membuat keputusan seperti ini. Saya tahu City, mereka dapat memiliki manajer apa pun yang mereka inginkan karena semua orang tahu mereka punya uang untuk melakukannya," tandas Toure.
Josep Guardiola sebelumnya pernah menjadi juara Liga Champions sebanyak dua kali. Tentunya bukan bersama Manchester City tapi bersama Barcelona. Ia terakhir juara pada tahun 2011 silam.
(Express Sport)
Baca Juga:
- Jadwal Manchester City di Premier League 2020-2021: Awal yang Gampang-Gampang Susah
- Dari Guardiola Hingga Zidane, Ini 5 Pemain Legendaris yang Sukses Melatih Mantan Klubnya
- Bukan Soal Taktik, Guardiola Harus Belajar dari Klopp dan Zidane Jika Ingin Juara Liga Champions
- Versi Xavi, Ini Tiga Posisi yang Harus Dibenahi Manchester City Musim Depan
- Saran Xavi pada Man City Agar Sukses di UCL: Beri Guardiola Uang Lagi
- Guardiola 100 Persen Akan Bertahan di City Musim Depan
- Pemain Man City Mulai Tidak Percaya dengan Josep Guardiola, Tanda Bakal Didepak?
- Wahai Barcelona, Jangan Repot-repot Berharap Josep Guardiola akan Kembali
- Manchester City Tunjuk Mauricio Pochettino jadi Pengganti jika Pep Guardiola Pergi?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maaf Real Madrid, Eduardo Camavinga Bertahan di Rennes Musim Depan
Liga Eropa Lain 22 Agustus 2020, 18:00
-
Yaya Toure: Guardiola Bakal Berada Dalam Kesulitan Jika Melatih Barca atau Madrid
Liga Inggris 22 Agustus 2020, 06:15
-
James Rodriguez Diperebutkan Manchester United dan Arsenal
Liga Inggris 21 Agustus 2020, 23:49
-
Real Madrid Bidik Romelu Lukaku Sebagai Penerus Karim Benzema
Liga Spanyol 21 Agustus 2020, 17:00
-
3 Alasan Arsenal Harus Rekrut James Rodriguez
Editorial 21 Agustus 2020, 15:14
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Bournemouth vs Arsenal: Declan Rice
Liga Inggris 4 Januari 2026, 04:05
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR