
Bola.net - AC Milan belum terkalahkan di Serie A musim ini, tetapi Ruben Amorim menilai timnya masih memiliki banyak aspek yang harus diperbaiki. Pelatih asal Portugal itu melihat permainan tim belum mencapai level yang diharapkannya.
Amorim tidak terlalu mempermasalahkan jeda internasional yang berlangsung selama tiga pekan. Menurutnya, waktu tersebut justru dapat dimanfaatkan untuk bekerja bersama pemain yang membutuhkan peningkatan.
Perhatian utama Amorim tertuju pada jadwal padat setelah jeda internasional dan kemampuan tim menciptakan lebih banyak peluang. Dua persoalan tersebut akan menjadi bagian penting dalam persiapan AC Milan menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya.
Jadwal Padat Jadi Kekhawatiran
Jeda internasional September kali ini berlangsung selama tiga pekan setelah periode September dan Oktober digabung. Amorim menilai kondisi tersebut tidak perlu menjadi persoalan bagi tim.
"Kami memiliki waktu untuk bekerja dengan beberapa pemain yang membutuhkannya dan melihat pemain lain yang mungkin bisa membantu kami pada masa depan," ujar Amorim kepada Sky Sport Italia.
Akan tetapi, jumlah pertandingan setelah jeda menjadi perhatian berbeda bagi sang pelatih. Intensitas tinggi dalam jadwal yang padat dapat membuat pengelolaan pemain menjadi faktor penting.
"Jika ada kekhawatiran, itu bukan tentang jeda tiga pekan, melainkan jumlah pertandingan yang akan kami jalani mulai sekarang. Ini yang paling mengkhawatirkan saya, bersama dengan intensitas yang harus kami pertahankan," katanya.
AC Milan Perlu Lebih Banyak Menciptakan Peluang
Amorim juga menginginkan peningkatan di sepertiga akhir lapangan. Menurutnya, AC Milan harus lebih sering menciptakan peluang dan tanggung jawab tersebut tidak hanya berada di pundak pemain depan.
"Kami harus berkembang sebagai tim untuk menciptakan lebih banyak peluang," kata Amorim.
Ia tidak ingin fokus hanya diarahkan kepada Ramos atau Camarda. Pulisic, Camara, Cisse, dan pemain lainnya juga memiliki peran dalam meningkatkan produktivitas serangan.
"Ini adalah usaha tim. Kekhawatiran utama saya adalah menciptakan lebih banyak peluang untuk semua pemain," ujar Amorim.
Modric Tetap Membutuhkan Pengelolaan Menit Bermain
Luka Modric menjadi salah satu pemain AC Milan yang sedang menjalankan tugas bersama Timnas Kroasia. Amorim memahami bahwa kondisi fisik gelandang veteran tersebut perlu dikelola secara cermat.
Modric tidak selalu bermain dalam setiap pertandingan bersama Timnas Kroasia. Pola serupa kemungkinan diterapkan di level klub agar pemain berusia tersebut tetap mampu mempertahankan intensitas.
"Kami harus cerdas. Luka berlatih seperti anak kecil, dengan keinginan dan antusiasme yang membuat semua orang senang. Dia mencintai sepak bola dan senang berada di lapangan. Hal itu sangat penting bagi kami," tutur Amorim.
Banyak Hal Masih Harus Diperbaiki
AC Milan mencatat tiga kemenangan dan dua hasil imbang dalam lima pertandingan awal Serie A. Akan tetapi, kekalahan dari Benfica pada laga pembuka Liga Europa menjadi catatan tersendiri bagi tim.
Amorim mengakui skuadnya belum berada pada level yang diinginkan. Ia ingin AC Milan mampu mengontrol pertandingan secara konsisten dan tetap memiliki identitas permainan ketika situasi tidak berjalan sesuai rencana.
"Masih banyak hal yang kurang. Saya bisa mengatakannya tanpa masalah. Kami berusaha mendominasi pertandingan secara konsisten. Kami bermain bagus pada beberapa kesempatan, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," ujar Amorim.
Oleh karena itu, rotasi pemain menjadi bagian penting dalam menghadapi jadwal padat. Amorim mencatat pemain pengganti telah memberikan kontribusi positif dalam lima pertandingan awal.
"Kami tidak bisa hanya fokus kepada sebelas pemain utama. Dengan jeda hanya dua hari antarpertandingan, mustahil mengandalkan pemain yang sama setiap waktu. Kami semua harus siap," pungkasnya.
Sumber: Football Italia
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan: Ramos Ditakdirkan Cetak Lebih Banyak Gol, Pulisic Jadi Solusi
Liga Italia 3 Oktober 2026, 21:14
-
2 Persoalan AC Milan: Jadwal Padat dan Kemampuan Tim Menciptakan Peluang
Liga Italia 3 Oktober 2026, 18:57
-
Goncalo Ramos yang Semakin Percaya Diri
Piala Eropa 2 Oktober 2026, 16:32
-
Kepercayaan Amorim dan Peran Baru Chukwueze di AC Milan
Liga Italia 1 Oktober 2026, 21:11
-
Minim Menit di Real Madrid, Endrick Bisa Pindah ke Serie A pada Januari
Liga Italia 1 Oktober 2026, 20:17
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR