Kepercayaan Amorim dan Peran Baru Chukwueze di AC Milan

Kepercayaan Amorim dan Peran Baru Chukwueze di AC Milan
Ekspresi Samuel Chukwueze usai membobol gawang Manchester United (c) AC Milan Official

Bola.net - Samuel Chukwueze mendapat kepercayaan besar dari Ruben Amorim sejak sang pelatih menangani AC Milan. Kepercayaan tersebut terlihat dari keputusan Amorim menempatkan winger asal Nigeria itu dalam peran yang berbeda dari posisi aslinya.

Chukwueze sebelumnya menjalani masa peminjaman di Fulham. Klub Premier League tersebut tidak mempermanenkan sang pemain, jadi ia kembali ke Milan ketika banyak pihak memperkirakan kariernya di San Siro akan segera berlanjut di klub lain.

Namun, Amorim memiliki rencana berbeda. Sang pelatih mencoba mengubah Chukwueze menjadi wing-back, peran yang belum pernah dimainkan sepanjang kariernya. Eks pemain Villarreal itu perlahan menunjukkan kemampuan beradaptasi sekaligus kemauan bekerja keras untuk mempertahankan tempatnya.

1 dari 3 halaman

Amorim Beri Chukwueze Peran Baru

Menurut Corriere dello Sport, Amorim sejak awal enggan membicarakan pemain secara individual. Namun, Chukwueze menjadi salah satu pengecualian karena sang pelatih secara terbuka menunjukkan penilaian positif terhadap kemampuannya.

Eksperimen sebagai wing-back sudah terlihat dalam sejumlah pertandingan pramusim dan berlanjut ketika musim kompetitif dimulai. Chukwueze bahkan selalu menjadi starter dalam beberapa laga awal, kecuali ketika Milan menghadapi Juventus di Turin.

Peran tersebut menuntut tanggung jawab berbeda bagi pemain yang selama ini dikenal sebagai winger menyerang. Chukwueze harus membantu pertahanan tanpa kehilangan kemampuan membawa bola, melakukan dribel, dan menciptakan peluang dari sisi lapangan.

2 dari 3 halaman

Solusi Taktis Membuat Chukwueze Lebih Bebas

Amorim kemudian menemukan cara lain untuk memaksimalkan kualitas menyerang Chukwueze. Ketika Milan menguasai bola dalam pertandingan melawan Lecce, Mario Gila sedikit bergeser ke posisi bek kanan untuk memberikan perlindungan tambahan di sisi tersebut.

Penyesuaian itu membuat Chukwueze memiliki ruang lebih besar untuk menjalankan tugas menyerang. Strategi tersebut berjalan efektif karena Milan menang 3-0 dan hanya memberikan sedikit peluang kepada lawan dalam fase bertahan.

Pola itu berpeluang kembali digunakan, meski penerapannya dapat bergantung pada karakteristik lawan. Setelah menjalani agenda bersama Timnas Nigeria, Chukwueze dijadwalkan kembali ke Milanello dan akan bersaing di sisi kanan bersama Diego Moreira.

Di sisi kiri, Amorim masih memiliki opsi bek yang lebih natural seperti Pervis Estupinan dan Davide Bartesaghi. Struktur tersebut memberi Chukwueze kesempatan untuk terus berkembang dalam peran barunya tanpa harus kehilangan kebebasan untuk menunjukkan kemampuan menyerangnya.

Sumber: Sempre Milan

3 dari 3 halaman

Klasemen


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL