
Bola.net - Setelah perdebatan panjang di ruang rapat, manajemen Juventus akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Igor Tudor pada Senin pagi waktu setempat. Keputusan ini diambil setelah performa tim terus menurun sejak kemenangan atas Inter Milan dalam Derby d'Italia pada September lalu.
Dalam delapan laga terakhir, Juventus gagal meraih kemenangan, bahkan empat di antaranya tanpa mencetak satu gol pun. Kekalahan beruntun dalam tiga pertandingan terakhir, termasuk saat takluk dari Lazio di Stadio Olimpico, membuat kesabaran manajemen habis.
Sebagai langkah cepat, Juventus menunjuk pelatih tim Next Gen, Massimo Brambilla, sebagai pelatih sementara. Sementara itu, Luciano Spalletti menjadi kandidat utama untuk posisi permanen, dengan Raffaele Palladino dan Roberto Mancini sebagai opsi cadangan.
Elkann Turun Tangan

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport via IlBianconero, keputusan pemecatan Tudor diambil setelah pembicaraan semalam suntuk antara para direktur klub dan pemilik mayoritas Juventus, John Elkann. Hasil diskusi tersebut menunjukkan bahwa faktor di balik pemecatan tak hanya soal hasil di lapangan, tetapi juga menyangkut gejolak internal tim dan sikap sang pelatih.
Elkann kabarnya menginginkan tindakan cepat untuk menghentikan tren negatif sebelum musim benar-benar terbuang. Ia menilai situasi masih bisa diselamatkan jika tim segera dikembalikan ke arah yang lebih stabil.
Pernyataan Kontroversial dan Ruang Ganti Juventus yang Retak

Faktor pertama yang membuat manajemen kehilangan kepercayaan pada Tudor adalah pernyataannya di media. Dalam beberapa kesempatan, terutama menjelang laga Liga Champions melawan Real Madrid, Tudor terus mengeluhkan keputusan wasit dan jadwal pertandingan yang padat. Sikap ini dinilai tidak membantu situasi tim yang sedang terpuruk. Damien Comolli, Francois Modesto, dan Giorgio Chiellini bahkan kabarnya telah meminta ia untuk lebih menahan diri.
Masalah kedua muncul dari cara Tudor mengkritik pemainnya di depan publik. Dalam wawancara usai kekalahan dari Lazio, ia secara terbuka menyalahkan Andrea Cambiaso atas performa buruk tim. Tindakan itu membuat hubungan di ruang ganti semakin renggang.
Terakhir, meski beberapa pemain tampak mendukung Tudor secara terbuka, kabar yang beredar mengungkapkan bahwa tidak semua dari mereka benar-benar berada di pihak sang pelatih. Kondisi ruang ganti yang mulai pecah ini menjadi alasan utama manajemen bertindak cepat.
John Elkann dan jajaran direksi pun sepakat bahwa keputusan memecat Tudor adalah langkah terbaik untuk mengembalikan stabilitas klub. Bagi Juventus, musim ini masih bisa diselamatkan — asalkan perubahan dilakukan tanpa menunggu lebih lama lagi.
Sumber: juvefc.com
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Antara Spalletti dan Palladino: 2 Arah Baru Juventus Pasca-Pemecatan Tudor
- Prediksi AS Roma vs Parma 30 Oktober 2025
- Prediksi Juventus vs Udinese 30 Oktober 2025
- Prediksi Lorient vs PSG 30 Oktober 2025
- Prediksi Inter Milan vs Fiorentina 30 Oktober 2025
- Prediksi Arsenal vs Brighton 30 Oktober 2025
- Prediksi Swansea City vs Manchester City 30 Oktober 2025
- Prediksi Liverpool vs Crystal Palace 30 Oktober 2025
- Prediksi Wolverhampton vs Chelsea 30 Oktober 2025
- Prediksi FC Koln vs Bayern Munchen 30 Oktober 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Investasi Rp13 Triliun Juventus sejak Scudetto 2020, Hasilnya?
Liga Italia 28 Oktober 2025, 15:59
-
Bedanya Pemecatan Motta dan Tudor di Juventus: Lebih Traumatis
Liga Italia 28 Oktober 2025, 15:29
-
Mantan Bos Inter Milan dan Napoli ini Jadi Kandidat Terkuat Pelatih Baru Juventus?
Liga Italia 28 Oktober 2025, 15:02
LATEST UPDATE
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
-
Man of the Match Swiss vs Aljazair: Breel Embolo
Piala Dunia 3 Juli 2026, 12:04
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR