
Bola.net - Gelandang baru Juventus Paul Pogba sempat menjalani karier yang terjal bersama Manchester United. Dia pun membeberkan sejumlah alasannya.
Pogba meninggalkan Manchester United pada musim panas ini setelah kontraknya habis. Pogba kemudian kembali ke Juventus dengan status bebas transfer.
Juventus mengikat Pogba dengan kontrak empat tahun atau hingga 30 Juni 2026. Pogba lalu akan mengenakan nomor punggung 10 peninggalan Paulo Dybala.
Sebelum hengkang ke Juventus, Pogba menghabiskan enam tahun di Old Trafford. Akan tetapi, kariernya di sana tidak selalu berjalan mulus.
Penampilan Pogba sering terlihat naik turun. Alhasil, gelandang asal Prancis tersebut kerap mendapat kritik dari legenda MU macam Garry Neville dan Roy Keane.
Tidak Menyesal
Meski kariernya dianggap kurang bagus, Pogba mengatakan bahwa dia tak menyesali keputusannya bermain untuk Manchester United.
"Saya percaya pada takdir, saya bahagia dengan semua pilihan yang saya buat. Itulah hidup," kata Pogba dilansir Football Italia.
"Saya senang dengan tahun-tahun ini di Manchester, saya telah menjadi seorang pria. Saya tidak merasa saya membuat kesalahan. Saya bahagia sekarang. Siapa tahu, seandainya saya menang, pilihannya bisa berbeda."
Masalah yang Dihadapi Pogba
Pogba pun menbeberkan sejumlah alasan yang membuat penampilannya tidak terlihat maksimal selama di MU. Pogba mengalami kesulitan karena cedera, pergantian manajer yang terus menerus dan juga perubahan posisi bermain.
“Ketika Anda bermain untuk sebuah tim dan berganti pelatih setiap musim, itu sulit. Memang benar bahwa saya kadang-kadang cedera. Itu sedikit dari segalanya," bebernya.
"Pelatih, tim, perubahan peran, hal-hal ini sedikit menghalangi saya. Sekarang Paul yang berbeda, Pogba yang berbeda dan mudah-mudahan, saya tidak akan mengalami banyak cedera. Saya akan merasa baik dan bermain dalam peran saya, melakukan lebih baik daripada di musim lalu."
Target Pogba
Pogba juga membeberkan targetnya setelah kembali ke Juventus. Dia ingin membawa Bianconeri meraih juara.
"Saya tahu bahwa tahun lalu berbeda, Juve dan saya tidak menang jadi kami memiliki target yang sama sekarang," tambahnya.
"Ini adalah musim yang penting untuk dijalani dengan baik. Mudah-mudahan, kami bisa menang."
Klasemen Serie A
Sumber: Football Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jika De Ligt Cabut, Juventus Bakal Rekrut Pemain Timnas Spanyol Ini
Liga Italia 13 Juli 2022, 22:45
-
Paul Pogba: Saya Tidak Pernah Menyesal ke Manchester United
Liga Inggris 13 Juli 2022, 14:25
-
Juventus Siap Lepas Matthijs de Ligt, Tunggu Harga Cocok?
Liga Italia 13 Juli 2022, 13:00
-
3 Masalah yang Dihadapi Paul Pogba Selama di Manchester United
Liga Italia 13 Juli 2022, 06:49
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR