Bola.net - Juventus akan menjamu AC Milan pada pekan ke-35 Serie A 2020/21. Duel kedua tim bakal berlangsung di Allianz Stadium, Senin (11/5), mulai pukul 01.45 WIB.
Saat ini, Juventus dan AC Milan sama-sama mengoleksi 69 poin. Namun, Si Nyonya Tua ada di posisi keempat atau setingkat di atas I Rossoneri, karena unggul head to head.
Pada putaran pertama lalu, Juventus mampu meraup poin penuh di kandang AC Milan. Kekalahan waktu itu membuat performa I Rossoneri terus merosot hingga kehilangan peluang untuk bersaing di jalur scudetto.
Si Nyonya Tua pun diprediksi bakal mudah mengalahkan AC Milan. Apa sebabnya? Berikut lima di antaranya.
1. Kepercayaan Diri Tinggi
Juventus telah kehilangan scudetto yang diraih sejak 2011/12. Musim ini, juara direbut Inter Milan yang sudah merayakannya sejak pekan ke-34 kemarin.
Namun, kegagalan Juventus memperpanjang dominasi di sektor juara Serie A tidak membuat risau. Sebab, Si Nyonya Tua sejatinya sudah kenyang dengan scudetto.
Bahkan, kepercayaan diri skuad Juventus sekarang sedang tinggi karena mereka jadi punya motivasi baru untuk memastikan dapat tiket ke Liga Champions 2021/22. Dengan motivasi baru itu, Si Nyonya Tua bakal memburu banyak gol ke gawang AC Milan.
2. AC Milan Sulit Menghadapi Tim Papan Atas
Performa AC Milan di akhir putaran pertama Serie A sampai sekarang ini terbilang labil. Kadang menang, seri, dan juga sering kalah. Situasi yang mengecewakan karena sampai mengorbankan peluang meraih scudetto.
Menghadapi Juventus tampaknya AC Milan masih akan labil. Itu terbukti ketika putaran kedua ini I Rossoneri lebih sering kalah saat menghadapi tim papan atas.
Tercatat, AC Milan kalah dari Inter Milan 0-3, Napoli 0-1, dan Lazio 0-3. Menghadapi Juventus yang juga tim papan atas, kira-kira AC Milan bakal kalah berapa kosong ya?
3. Markas Juventus Adalah Neraka Buat AC Milan
Dalam sembilan laga kandang terakhir Juventus ketika menjamu AC Milan, semua berhasil diakhiri dengan kemenangan. Sungguh catatan yang mengerikan buat I Rossoneri.
Melihat performa sekarang ini, sepertinya AC Milan berat untuk bisa mendapatkan poin di kandang Juventus. Sebab, penampilan I Rossoneri terus merosot di putaran kedua.
Adapun sembilan laga kandang terakhir Juventus kontra AC Milan yang berhasil dimenangkan di ajang Serie A adalah sebagai berikut:
1. 11 September 2019, Juventus 1-0 AC Milan.
2. 6 April 2019, Juventus 2-1 AC Milan.
3. 1 April 2018, Juventus 3-1 AC Milan.
4. 11 Maret 2017, Juventus 2-1 AC Milan.
5. 22 November 2015, Juventus 1-0 AC Milan.
6. 8 Februari 2015, Juventus 3-1 AC Milan.
7. 7 Oktober 2013, Juventus 3-2 AC Milan.
8. 22 April 2013, Juventus 1-0 AC Milan.
9. 3 Oktober 2011, Juventus 2-0 AC Milan.
4. Materi Pemain Juventus Lebih Bagus
Materi pemain Juventus tak bisa dipungkiri lebih bagus daripada AC Milan. Si Nyonya Tua juga punya banyak pemain bintang, satu di antaranya Cristiano Ronaldo.
Materi pemain Juventus juga terbilang merata. Misalnya ada Alvaro Morata, Rodrigo Bentancur, Arthur Melo, Paulo Dybala, Matthijs de Ligt, Weston McKennie, dan masih banyak lagi.
Sementara AC Milan punya bintang besar dalam diri Zlatan Ibrahimovic. Tapi karena usia yang sudah uzur, pergerakannya di lapangan menjadi terbatas lantaran harus menghemat energi.
Ditambah lagi, materi pemain AC Milan tidak merata di semua lini. Misalnya di sektor depan, penampilan Rafael Leao, Ante Rebic, dan Mario Mandzukic sangat labil.
5. AC Milan Tertekan
AC Milan saat ini sedang dalam kondisi tertekan. Sehingga mudah bagi Juventus untuk mengacak-acak tim asuhan Sinisa Mihajlovic itu.
Kenapa AC Milan tertekan? Itu karena gagal bersaing memperebutkan scudetto, dan mereka dituntut harus bisa lolos ke Liga Champions musim 2021/22. Padahal untuk mencapai target itu, I Rossoneri butuh setidaknya 75 poin.
Masalahnya, AC Milan harus melawan dua tim kuat dari empat laga sisa musim ini. Dua klub tersebut yaitu Juventus (pekan ke-35), dan Atalanta (pekan terakhir).
Dua laga itu juga dimainkan di kandang lawan. Sungguh situasi yang berat buat AC Milan.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
- Cabut dari Real Madrid, Zinedine Zidane Gabung Juventus?
- Merasa Dizalimi, Juventus, Barcelona dan Real Madrid Kritik UEFA dan FIFA
- Juventus vs AC Milan: Dejan Kulusevski Berharap Zlatan Ibrahimovic Main Jelek
- Juventus vs AC Milan, Simon Kjaer Puji Cristiano Ronaldo: Dia Hidup untuk Mencetak Gol
- Bursa Pengganti Andrea Pirlo di Juventus: Zinedine Zidane atau Gennaro Gattuso
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pertemuan Juventus vs AC Milan, Bianconeri Lebih Unggul
Liga Italia 9 Mei 2021, 21:09
-
Donnarumma Dikaitkan Dengan Juventus, Ini Kata Pirlo
Liga Italia 9 Mei 2021, 20:30
-
Juventus vs AC Milan, Ini Prediksi Andrea Pirlo
Liga Italia 9 Mei 2021, 19:49
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

















KOMENTAR