
Bola.net - Pembalap MotoGP Valentino Rossi dan kiper Juventus Gianluigi Buffon punya banyak kesamaan. Keduanya merupakan yang terbaik di olahraga yang mereka geluti.
Terbukti, meski usia sudah tidak lagi muda, baik Rossi maupun Gianluigi Buffon masih bisa berkarier pada level tertinggi. Terbaru, Buffon bahkan baru mengumumkan perpanjangan kontrak bersama Juventus.
Kontrak yang mengikatnya sampai Juni 2021. Kini bersama Juventus, Buffon sudah tampil sebanyak 669 kali sejak gabung dari Parma tahun 2001.
Praktis hanya satu musim: 2018-19, ia sempat pergi ke Paris Saint Germain. Tapi musim berikutnya, ia kembali pulang dan melanjutkan predikat sebagai ikon tim.
Namun jika melihat ke belakang, ternyata Juventus telah memiliki banyak kiper hebat sepanjang sejarah tim. Termasuk Buffon, situs Bleacherreport mencatat lima nama lainnya. Berikut daftarnya:
1. Angelo Peruzzi
Pemenang Kiper Terbaik Serie A sebanyak tiga kali. Dia juga berstatus kiper cadangan ketika Italia menjadi Piala Dunia 2006. Kala itu, Peruzzi yang sudah senior harus menyerahkan posisi kiper utama kepada juniornya, Gianluigi Buffon.
Peruzzi sendiri bermain untuk Juventus sebanyak 200 kali, memenangkan titel juara Serie A tiga kali dan empat gelar kompetisi Eropa.
Peruzzi gabung Juventus tahun 1991 sampai 1999. Dia merasakan era fantastis I Bianconeri bersama Marcelo Lippi sebagai pelatih.
2. Stefano Tacconi
Memperkuat Juventus kurun waktu 1983-1992. Dalam kurun waktu tersebut, ia memenangkan dua gelar juara Serie A dan juga semua titel kompetisi Eropa, di antaranya Piala Champions 1984-85.
Total Tacconi bermain untuk Juventus sebanyak 254 kali. Tapi uniknya, meski dikenal kiper hebat, pria kelahiran Perugia ini hanya bermain untuk timnas Italia sebanyal tujuh kali.
Ya, meski hebat pada level klub, Tacconi tidak beruntung lantaran satu generasi dengan Walter Zenga yang pada eranya tempatnya tidak tergantikan sebagai kiper utama Gli Azzurri.
3. Gianpiero Combi
Bisa dibilang kiper hebat pertama yang pernah memperkuat Juventus. Dia mengabdi untuk tim selama 13 tahun dan merasakan lima titel Serie A.
Semakin spesial lantaran Gianpiero Combi lahir di Turin. Karier Combi bersama timnas Italia juga begitu mentereng. Dia tampil sebanyak 47 kali.
Dia memimpin Gli Azzurri ketika memenangkan titel Piala Dunia 1934, atau gelar pertama Italia pada ajuang ini. Dia juga pernah membawa Italia meraih medali perak Olimpiade 1928.
4. Dino Zoff
Setelah era Combi berakhir, Italia baru lagi memiliki kiper hebat bernama Dino Zoff. Sampai kini, ia satu-satunya pemain Italia yang bisa merasakan gelar juara Piala Dunia (1982) dan Piala Eropa (1968).
Zoff sendiri menghabiskan karier di Juventus selama sebelas musim setelah sempat memperkuat Udinese, Mantova, Napoli.
Bersama Juventus, Zoff merasakan enam gelar Serie A, dua Coppa Italia, dan satu Piala UEFA. Menariknya, beberapa tahun kemudian, Zoff juga mengantarkan Juventus juara Coppa Italia dan Piala UEFA sebagai pelatih: keduanya musim 1989-90.
5. Gianluigi Buffon
Karier Gianluigi Buffon di Juventus sudah tidak bisa diukir dengan kata-kata lagi. Satu kekurangannya adalah gelar juara Liga Champions yang belum bisa ia rasakan meski berulang kali main di final.
Mengawali karier di Parma, Buffon sudah mengantarkan Juventus meraih scudetto sebanyak sembilan kali. Dia turut membawa I Bianconeri juara Coppa Italia empat kali.
Dan momen paling diingat dari sosok Buffon adalah pemain sekelasnya rela bermain di Serie B musim 2006-07 saat Juventus tersangkut masalah calciopoli. Semua fans Juventus pasti mencintai Gigi.
Sumber: Bleacherreport
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hendry Wibowo
Published: 1 Juli 2020
Baca Juga:
- Sederet Kisah Menarik Tentang PSIS Semarang dalam Angka
- Kata Agen Egy Maulana Vikri: Masyarakat Indonesia Kurang Sabar
- Termasuk Lionel Messi, Inilah Durasi Kontrak Terlama di Sepak Bola
- Demi Sepak Bola, Leo Tupamahu Hentikan Kebiasaannya Merokok
- Kisah 2 Pemain Argentina di PSM Makassar yang Hanya Numpang Lewat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Abaikan Tottenham, Arkadiusz Milik Segera Gabung Juventus
Liga Italia 1 Juli 2020, 19:00
-
5 Penjualan Termahal Juventus Sepanjang Masa
Editorial 1 Juli 2020, 15:38
-
Highlights Serie A: Genoa 1-3 Juventus
Open Play 1 Juli 2020, 12:04
-
Sejak Awal, Miralem Pjanic Hanya Menginginkan Barcelona
Liga Italia 1 Juli 2020, 11:09
LATEST UPDATE
-
Menunggu Flick vs Mourinho di El Clasico Barcelona vs Real Madrid
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 16:23
-
Jadwal Siaran Langsung Liverpool vs Brentford: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 16:14
-
Akhir Musim Barcelona, Gol Perpisahan Lewandowski Jadi Momen Spesial
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 16:00
-
Jadwal Siaran Langsung Brighton vs Man United: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 24 Mei 2026, 15:25
-
Prediksi AC Milan vs Cagliari 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:23
-
Prediksi Torino vs Juventus 25 Mei 2026
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:21
-
Hubungan dengan CEO Juventus Retak, Spalletti Bakal Resign?
Liga Italia 24 Mei 2026, 15:14
-
Prediksi Tottenham vs Everton 24 Mei 2026
Liga Inggris 24 Mei 2026, 15:10
-
Manchester United Tawarkan Joshua Zirkzee ke Juventus dan AS Roma
Liga Inggris 24 Mei 2026, 14:27
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR