
Bola.net - Kekalahan dari Atalanta menyisakan sejumlah masalah bagi Juventus. Andrea Pirlo kian terdesak, posisi Juve di papan atas juga tidak benar-benar aman.
Minggu (18/4/2021), Juventus takluk 0-1 dalam lawatan ke markas Atalanta, pekan ke-31 Serie A. Hasil ini buruk bagi Si Nyonya Tua.
Juve nyaris terlempar dari empat besar. Beruntung Napoli tidak jadi menggusur posisi mereka karena bermain imbang dengan Inter Milan.
Biar begitu, posisi Juve masih tidak aman dan bisa jadi awal masalah bagi Andrea Pirlo.
Setidaknya ada 5 pelajaran penting dari kekalahan Juve kali ini. Apa saja?
No Ronaldo no party
In the four games of the current league without Cristiano #Ronaldo, Juventus have collected three draws (all 1-1) and one defeat (today). Missing. #AtalantaJuve
— OptaPaolo (@OptaPaolo) April 18, 2021
Pirlo kehilangan sejumlah pemain yang tidak cukup fit untuk bermain, salah satunya sang superstar, Cristiano Ronaldo.
Ronaldo kerap dikritik jadi sumber masalah Juve, tapi fakta membuktikan sebaliknya. Di Serie A musim ini, Juve tidak pernah menang jika Ronaldo absen.
Kapten Portugal ini sudah melewatkan empat laga Serie A. Juve tiga kali bermain imbang, dan satu kali kalah.
Juve mencoba terbaik
10 - Juventus have fired at least 10 shots in a first half vs Atalanta in Serie A for the first time since February 2015. Attempt. #AtalantaJuve
— OptaPaolo (@OptaPaolo) April 18, 2021
Meski bermain tanpa Ronaldo, Juve sebenarnya sudah mencoba menyerang sebaik mungkin. Hanya kali ini mereka masih kurang beruntung.
Di babak pertama saja Juve telah membuat total 10 tembakan. Sayangnya tidak ada gol tercipta, serangan-serangan Juve tidak dibarengi dengan finishing oke.
Nahas, pada akhirnya Juve justru kebobolan dan harus mengaku kalah.
Pirlo terdesak
Kekalahan ini bukan hasil bagus bagi si pelatih muda, Andrea Pirlo. Pasalnya, sejak awal kelayakan Pirlo sudah diragukan.
Pirlo memang legenda Juve sebagai pemain, tapi dia dianggap masih terlalu muda untuk menangani tim sebesar Juve di musim pertamanya sebagai pelatih, tanpa pengalaman.
Terlebih, Pirlo semakin kesulitan dengan kondisi klub yang tidak memberikan dukungan maksimal dalam belanja pemain.
Empat besar
Juventus terancam terlempar dari zona Liga Champions dengan kekalahan ini. Jangankan bicara juara, posisi mereka di papan atas saja tidak aman.
Juve saat ini ada di peringkat empat dengan 62 poin. Mereka tertinggal jauh dari Inter Milan yang memimpin dengna 75 poin, karena itu juara sudah bukan lagi pertimbangan.
Juve justru harus fokus ke bawah mereka. Ada Napoli yang membayangi dengan 60 poin. Andai terpeleset lagi, Juve bisa tergusur dan merosot ke luar zona UCL.
Atalanta masih top
Atalanta masih layak dianggap sebagai salah satu tim top Italia musim ini. Mereka sudah membuktikannya dengan konsistensi di papan atas nyaris sepanjang musim.
Atalanta sempat goyah karena kisruh internal, termasuk konflik pelatih dengan pemain. Permainan mereka juga tidak seganas musim lalu.
Meski begitu, Atalanta membuktikan diri dengan mengalahkan Juve kali ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Siapkan Dua Tumbal untuk Boyong Paulo Dybala dari Juventus
Liga Inggris 19 April 2021, 16:41
-
Juventus Kalah Lawan Atalanta dan Andrea Pirlo Bilang Sudah Main Bagus
Liga Italia 19 April 2021, 13:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 10 April 2026
Bola Indonesia 9 April 2026, 16:16
-
Gak Terlalu Mahal! Segini Harga Pemain Timnas Jerman Incaran MU Ini
Liga Inggris 9 April 2026, 15:56
-
Jadwal Lengkap Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 9 April 2026, 15:36
-
Daftar 26 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 9 April 2026, 15:29
-
Hansi Flick Ambil Risiko saat 0-1, dan Hasilnya Barcelona Kalah 0-2
Liga Champions 9 April 2026, 13:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32




















KOMENTAR