
Bola.net - Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, memberikan penjelasan mengenai perubahan taktik timnya usai meraih kemenangan 2-0 atas Lecce. Ia juga berkomentar jujur mengenai rekrutan anyar mereka, Christopher Nkunku.
Dalam laga tersebut, Rossoneri memang tampil dengan formasi baru 3-5-2 yang terlihat lebih ke 3-6-1-1 dengan Alexis Saelemaekers bermain lebih ke dalam di sisi kiri. Gol dari Ruben Loftus-Cheek dan Christian Pulisic berhasil memastikan tiga poin penting dari markas lawan.
Allegri membeberkan alasan di balik keputusannya mengubah sistem permainan. Namun di sisi lain, ia mengaku masih belum tahu cara terbaik untuk memainkan Nkunku dalam skemanya.
Lantas, apa saja alasan sang pelatih dan bagaimana ia akan mengatasi tantangan ke depan dengan pemain-pemain baru? Simak penuturan lengkapnya berikut ini.
Masih Bingung Soal Nkunku
Salah satu topik utama yang dibahas Allegri pasca-laga adalah mengenai Christopher Nkunku. Seperti diketahui, pemain itu baru saja didatangkan dari Chelsea dengan harga yang sangat mahal.
Secara mengejutkan, Allegri mengaku belum memiliki rencana yang jelas tentang bagaimana ia akan memanfaatkan kualitas Nkunku. Ia masih perlu mencari formula yang tepat untuk sang pemain di dalam tim.
"Saya tidak tahu bagaimana saya bisa memainkannya. Dia adalah pemain berkualitas sangat tinggi," ujar Allegri dalam wawancaranya dengan Sky.
Allegri menambahkan bahwa Milan sejatinya sudah punya banyak pemain depan berkualitas. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menemukan keseimbangan tim secara keseluruhan.
Alasan di Balik Perubahan Taktik
Kemenangan atas Lecce juga diwarnai dengan perubahan sistem permainan dari AC Milan. Allegri memutuskan untuk beralih ke formasi 3-5-2 dengan hybrid 3-6-1-1 pada pertandingan tersebut.
Ia kemudian menjelaskan alasan di balik keputusan strategisnya itu. Tujuannya adalah untuk menciptakan keseimbangan yang lebih solid, terutama di sektor lini tengah.
"Daripada bermain dengan dua penyerang, saya lebih memilih menempatkan satu pemain lebih ke dalam untuk membentuk formasi empat gelandang," jelasnya.
Menurutnya, sistem baru ini membuat timnya bisa menutup setiap jengkal ruang di lapangan dengan lebih efektif. Hal ini akan sangat membantu dalam membangun kembali kepercayaan diri para pemain.
Milan Mencari Kepercayaan Diri
Lebih lanjut, Allegri mengungkapkan bahwa fondasi utama untuk membangun kepercayaan diri sebuah tim adalah pertahanan yang kokoh. Ia ingin timnya bisa lebih sering mencatatkan clean sheet atau tidak kebobolan.
Perubahan formasi baru dianggap sebagai langkah awal untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan keseimbangan yang lebih baik, ia berharap timnya tidak akan mudah ditembus oleh lawan.
Ia tidak menampik bahwa keputusan ini juga dipengaruhi oleh karakteristik para pemain yang ada di dalam skuad. Termasuk juga kemungkinan datangnya pemain-pemain baru di sisa bursa transfer.
"Dengan sistem ini, kami bisa menutup lapangan dengan baik dan memiliki keseimbangan lebih. Kami perlu menemukan kepercayaan diri, dan saya bisa menemukannya dengan tidak kebobolan di lebih banyak pertandingan," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Luka Modric Ukir Rekor Bersama AC Milan, Buktikan Usia Hanya Angka
Liga Italia 30 Agustus 2025, 10:32
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR