AC Milan Masih Malu-malu Bicara Scudetto

AC Milan Masih Malu-malu Bicara Scudetto
Pemain AC Milan merayakan kemenangan atas Lecce pada laga lanjutan Serie A 2025-2026. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - AC Milan berhasil mengamankan tiga poin penting atas Lecce pada lanjutan Serie A. Kemenangan ini membuat posisi mereka semakin kokoh di papan atas klasemen Liga Italia.

Rossoneri kini hanya terpaut tiga poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan. Jarak poin yang semakin tipis memanaskan persaingan gelar.

Namun Massimiliano Allegri tetap pada pendirian awalnya. Ia enggan sesumbar mengenai peluang meraih Scudetto musim ini.

Sang pelatih justru lebih fokus mengamankan zona Liga Champions. Target realistis menjadi prioritas utama Allegri.

1 dari 4 halaman

Hitung-hitungan Poin Allegri

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Kemenangan ini membuat Milan menjauh dari kejaran Juventus di posisi kelima. Kini ada jarak tujuh poin yang memisahkan kedua tim.

Allegri merasa separuh target timnya sudah tercapai saat ini. Namun ia tetap waspada dengan perolehan poin para pesaing.

"Kami sudah separuh jalan menuju target yang kami tetapkan sendiri," kata Allegri.

Ia memiliki kalkulasi matematis sendiri mengenai batas aman poin. Allegri membandingkan target empat besar dengan poin untuk juara.

"Saat kami secara matematis berada di empat besar, maka saya bisa melihat lebih dari itu, tetapi mulai hari ini kuota untuk tempat Liga Champions adalah 74 poin," jelas Allegri.

2 dari 4 halaman

Analisis Taktis Melawan Lecce

Laga melawan Lecce bukanlah pertandingan yang mudah bagi Milan. Tim tamu menerapkan garis pertahanan tinggi yang merepotkan.

Para pemain Milan sempat terjebak dalam perangkap offside lawan. Mereka terlalu terburu-buru dalam melancarkan serangan ke depan.

"Lecce mundur dari kami dan kami membutuhkan lebih banyak lari setengah lingkaran untuk menghindari jebakan offside mereka," analisis Allegri.

Untungnya, Milan mampu meningkatkan tempo di babak kedua. Kelelahan fisik lawan menjadi celah yang berhasil dimanfaatkan.

"Sebaliknya kami terus terjebak di dalamnya, karena kami terburu-buru," aku Allegri.

3 dari 4 halaman

Mematahkan Statistik Lawan

Allegri rupanya sudah mempelajari kebiasaan Lecce sebelum laga. Tim lawan kerap kebobolan di menit-menit akhir pertandingan.

Data statistik menunjukkan stamina Lecce sering habis jelang bubaran. Hal ini dimanfaatkan Milan untuk menekan habis-habisan.

"Saya melihat statistik, Lecce kebobolan hampir separuh total gol musim ini dalam 15 menit terakhir," ungkap Allegri.

Strategi menaikkan intensitas serangan terbukti ampuh membongkar pertahanan lawan. Milan sukses mencetak gol saat lawan mulai kendur.

"Itu berarti mereka pandai bekerja keras, menjaga permainan tetap terbuka, tetapi kemudian mereka kehabisan tenaga," tambah Allegri.

4 dari 4 halaman

Rekor Gemilang Era Capello

Hasil positif ini memperpanjang tren apik Milan di Serie A. Mereka belum terkalahkan sejak kekalahan di laga pembuka.

Rossoneri mencatatkan 12 kemenangan dan delapan hasil imbang. Konsistensi ini menjadi modal berharga untuk bersaing di papan atas.

Ini adalah rekor tak terkalahkan terpanjang Milan di kasta tertinggi. Catatan ini mengulangi sejarah manis klub beberapa dekade silam.

Torehan ini menyamai rekor era Fabio Capello pada 1992 hingga 1993. Milan menunjukkan mentalitas juara yang perlahan mulai kembali.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL