
Bola.net - AC Milan kembali gagal meraih poin penuh setelah bermain imbang pada pekan ke-20 Serie A/Liga Italia 2025-2026. Hasil ini memperpanjang rasa frustrasi karena gol penyeimbang kembali hadir pada menit-menit akhir laga.
Pertandingan Fiorentina vs Milan berlangsung di Artemio Franchi, Minggu, 11 Januari 2026, pukul 21.00 WIB. Laga berakhir 1-1 setelah kedua tim saling mencetak gol di babak kedua.
Hasil tersebut membuat Milan kehilangan kesempatan untuk kembali ke puncak klasemen. Inter Milan juga gagal menang sehingga persaingan papan atas tetap berjalan ketat.
Fleksibilitas Taktik Jadi Kunci Reaksi Milan

Milan sebenarnya menciptakan dua peluang bersih pada babak pertama. Christian Pulisic gagal memaksimalkan kesempatan yang jarang ia lewatkan dalam situasi normal.
Fiorentina justru lebih efektif setelah jeda. Pietro Comuzzo membawa tuan rumah unggul pada menit ke-66 lewat sundulan dari situasi sepak pojok.
Perubahan terjadi di fase akhir laga ketika Massimiliano Allegri menambah daya gedor. Milan mengorbankan satu pemain bertahan dan beralih ke formasi 4-3-3 untuk menekan lebih agresif.
Langkah tersebut berbuah hasil pada menit ke-90. Christopher Nkunku memanfaatkan umpan Youssouf Fofana untuk menyelamatkan satu poin penting.
Allegri dan Opsi Pendekatan Berbeda

Allegri menilai masih ada aspek yang perlu dibenahi meski terhindar dari kekalahan. “Sayangnya, ada bagian pertandingan yang harus diperbaiki karena setelah skor 1-1, dengan tujuh menit tersisa, Anda harus bermain lebih baik,” ujar Allegri.
Ia menambahkan pentingnya menjaga keseimbangan pada fase akhir laga. “Setidaknya Anda tidak boleh mengambil risiko kalah, lalu jika menang, itu lebih baik,” lanjutnya.
Terkait persaingan klasemen, Allegri menilai situasi masih terbuka. “Ini pertarungan langsung dan akan berlangsung sampai akhir untuk posisi empat besar,” ucapnya.
Allegri juga menyinggung rotasi pemain, termasuk absennya Luka Modric. “Modric itu unik. Hari ini, dia butuh istirahat, begitu juga Rabiot dan Leao,” kata pelatih asal Italia tersebut.
Ia memastikan skuadnya memiliki karakter untuk bermain dengan pendekatan berbeda. “Tim ini punya karakteristik untuk bermain dengan formasi lain,” tutup Allegri.
Sumber: Sempre Milan
Klasemen Serie A/Liga Italia
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- 2 Fondasi Utama AC Milan Mulai Goyah
- Trofi Juara yang Terasa Indah buat Barcelona
- Raphinha, Pembeda di Panggung Besar
- Sedikit Rasa Pahit dari Kemenangan Manis Barcelona
- Barcelona: Laga yang Dilewatkan Frenkie de Jong usai Kartu Merah di Final Supercopa
- Menolak Panik: Real Madrid Tetap Percaya Xabi Alonso meski Kalah di Final Supercopa
- Real Madrid Kalah dari Barcelona, tapi Vinicius Junior Menunjukkan Sinyal Kebangkitan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter di Puncak Klasemen, Tapi Tumpul Saat Big Match: Alarm Scudetto Mulai Berbunyi?
Liga Italia 12 Januari 2026, 22:06
-
AC Milan dan Pentingnya Fleksibilitas Taktik
Liga Italia 12 Januari 2026, 21:56
-
2 Fondasi Utama AC Milan Mulai Goyah
Liga Italia 12 Januari 2026, 21:44
-
Rencana B Juventus Bikin Kaget, Nama Anak Legenda Milan Masuk Daftar Belanja
Liga Italia 12 Januari 2026, 07:39
-
Inter Milan Siap Bajak Dusan Vlahovic dari Juventus, AC Milan Terancam Kena Tikung!
Liga Italia 12 Januari 2026, 07:00
LATEST UPDATE
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR