
Bola.net - Real Madrid gagal membawa pulang trofi Piala Super Spanyol 2026 setelah kalah tipis 2-3 dari Barcelona. Akan tetapi, pertandingan di Jeddah itu menghadirkan cerita lain yang bernilai besar bagi kubu Madrid.
Di tengah hasil yang tidak berpihak, Vinicius Junior tampil sebagai figur paling hidup dalam serangan tim. Performa itu terasa istimewa karena datang setelah periode panjang yang menguji kepercayaan dirinya.
Final El Clasico di ajang Supercopa de Espana tersebut juga memberi gambaran tentang arah permainan Real Madrid ke depan. Energi, keberanian, dan ketajaman Vinicius menjadi fondasi penting di tengah musim yang padat.
Kebangkitan Vinicius Junior

Sejak menit awal, Vinicius terlibat aktif dalam alur serangan dan sering menerima bola di area berbahaya. Ia mengambil tanggung jawab ketika tim membutuhkan inisiatif untuk memecah kebuntuan.
Upaya tanpa henti itu berbuah gol pada masa injury time babak pertama. Gol tersebut mengakhiri puasa panjangnya yang mencapai 19 laga tanpa mencetak gol.
Rentetan tanpa gol itu sempat menurunkan produktivitas Vinicius ke level terendah dalam lima tahun terakhir. Rata-ratanya hanya satu gol setiap 360 menit, angka yang jauh dari standar terbaiknya.
Gol di final tidak mengubah hasil akhir pertandingan. Namun, momen itu memiliki makna personal yang kuat bagi sang penyerang Brasil.
Secara statistik, Vinicius menjadi penyerang paling menonjol di lapangan. Ia melepaskan lima tembakan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang.
Ia juga mencatat dribel sukses terbanyak dalam laga tersebut. Empat kali ia melewati lawan langsungnya dan memaksa Jules Kounde terus melakukan penyesuaian bertahan.
Catatan Final dan Dampak bagi Real Madrid

Laga besar kerap memunculkan versi terbaik Vinicius, dan final ini mempertegas kecenderungan tersebut. Ia kini mengoleksi sembilan gol dari 15 final bersama Real Madrid.
Catatan itu membuatnya sejajar dengan Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Ferenc Puskas dalam kontribusi gol di final. Keempatnya sama-sama mengoleksi total 16 kontribusi gol.
Vinicius mengakhiri pertandingan pada menit ke-82 setelah digantikan Franco Mastantuono. Pergantian itu terjadi karena kram dan kelelahan fisik, bukan keputusan taktis.
Pertandingan final Piala Super Spanyol 2026 digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi. El Clasico tersebut berlangsung Senin, 12 Januari 2026, dengan kick-off pukul 02.00 WIB.
Barcelona unggul lebih dulu lewat Raphinha pada menit ke-36, lalu Vinicius menyamakan kedudukan pada menit 45+2. Barcelona kembali memimpin melalui Robert Lewandowski menit 45+4, tapi Real Madrid langsung membalas lewat Gonzalo Garcia di menit 45+6.
Gol kedua Raphinha pada menit ke-73 memastikan kemenangan Barcelona. Meski bermain dengan 10 orang setelah Frenkie de Jong menerima kartu merah di menit 90+1, Barcelona mampu menjaga keunggulan hingga laga usai.
Sumber: Madrid Universal
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Kesempurnaan Hansi Flick di Partai Puncak: 8 Final, 8 Menang, 8 Juara
- Blunder Pergantian dan Miskin Taktik: Biang Kerok Kekalahan Real Madrid di El Clasico?
- Barcelona Bungkam Real Madrid di Final Piala Super Spanyol, Lamine Yamal dkk. Langsung Joget TikTok
- Kylian Mbappe Cegah Pemain Real Madrid Beri Guard of Honour ke Barcelona Usai Final Piala Super Spanyol 2026
- 5 Pelajaran dari El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Final Piala Super Spanyol: Dominasi Blaugrana atas Sang Rival Abadi
- Kok Bisa Real Madrid Kalah?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Trofi Juara yang Terasa Indah buat Barcelona
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:49
-
Raphinha, Pembeda di Panggung Besar
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:41
-
Sedikit Rasa Pahit dari Kemenangan Manis Barcelona
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:30
-
Barcelona: Laga yang Dilewatkan Frenkie de Jong usai Kartu Merah di Final Supercopa
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 19:16
LATEST UPDATE
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR