
Bola.net - AC Milan dipastikan tidak bisa menurunkan Matteo Gabbia pada semifinal Supercoppa Italiana melawan Napoli di Riyadh. Kepastian ini datang meski hasil pemeriksaan terbaru membawa kabar yang relatif melegakan bagi kubu Rossoneri.
AC Milan sebelumnya sempat khawatir kehilangan salah satu pilar lini belakangnya lebih lama. Namun, hasil pemindaian menunjukkan cedera lutut kiri Gabbia tidak separah dugaan awal.
Bek berusia 26 tahun itu mengalami cedera saat AC Milan bermain imbang melawan Sassuolo di Liga Italia/Serie A. Insiden tersebut terjadi ketika lututnya bergerak tidak wajar saat hendak melakukan tekel.
Hasil pemeriksaan klinis dan instrumental memastikan tidak ada cedera pada ligamen kapsular maupun meniskus. Diagnosis ini menjadi kabar positif bagi pemain dan tim pelatih.
Kendati demikian, AC Milan tetap harus merelakan absennya sang wakil kapten pada laga krusial. Partai semifinal Supercoppa Italiana melawan Napoli dipastikan dilewatkan Gabbia.
Peluang Gabbia Perkuat AC Milan di Final

Menurut laporan Calciomercato.com, Gabbia tidak membutuhkan waktu pemulihan yang panjang. Akan tetapi, jadwal pertandingan membuatnya mustahil pulih tepat waktu untuk semifinal.
AC Milan dijadwalkan menghadapi Napoli pada Kamis, 18 Desember 2025, di Riyadh. Namun, ketersediaan Gabbia untuk laga final pada 22 Desember (jika lolos) masih menunggu perkembangan kondisi fisiknya.
La Gazzetta dello Sport menjelaskan detail mekanisme cedera tersebut. Kaki Gabbia tertanam di rumput ketika tubuhnya bergerak untuk melakukan tantangan sehingga lututnya menerima tekanan berlebih.
Dari tayangan ulang, cedera itu sempat terlihat serius. Namun, hasil diagnosis akhirnya berpihak kepada pemain dan juga pelatih Massimiliano Allegri.
Gabbia tetap akan ikut terbang bersama skuad AC Milan ke Arab Saudi. Keputusan ini membuka peluang baginya untuk tersedia jika tim lolos ke final.
Opsi Pengganti Gabbia: De Winter

Pelatih Allegri tidak memiliki banyak opsi di jantung pertahanan. Oleh karena itu, nama Koni De Winter muncul sebagai solusi paling realistis.
Bek muda tersebut diproyeksikan menggantikan peran Gabbia saat menghadapi Napoli. De Winter dinilai memiliki karakter bermain yang sesuai dengan kebutuhan AC Milan dalam laga sistem gugur.
Bagi AC Milan, kehilangan Gabbia tetap menjadi kerugian dari sisi kepemimpinan dan kontinuitas lini belakang. Akan tetapi, rotasi ini bisa memberi kesempatan pembuktian bagi pemain pelapis.
Pertandingan melawan Napoli memiliki nilai strategis bagi AC Milan. Selain memperebutkan tiket final, laga ini juga menjadi ujian kedalaman skuad.
Supercoppa Italiana kerap menghadirkan tekanan tinggi sejak menit awal. Oleh karena itu, koordinasi lini belakang akan menjadi faktor penentu.
Absennya Gabbia menuntut komunikasi ekstra di area pertahanan AC Milan. De Winter harus cepat beradaptasi dengan skema dan tempo permainan.
Jika AC Milan mampu melewati adangan Napoli, situasi bisa berubah positif. Kehadiran Gabbia di final masih terbuka, tergantung respons lututnya dalam beberapa hari ke depan.
Sumber: La Gazzetta dello Sport, Sempre Milan
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Alexis Saelemaekers Resmi Perpanjang Kontrak: AC Milan Amankan Pilar Fleksibel hingga 2031
- Juventus Tanpa Koopmeiners: 2 Opsi Pengganti untuk Laga Melawan Roma
- Juventus Bicara Tegas: Frattesi Ditahan Inter, Thuram Aman, Yildiz Jadi Proyek Masa Depan
- Malut United vs Persib: Kekalahan Menyakitkan di Tengah Kesulitan Maung Bandung
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Kehilangan Gabbia untuk Semifinal Supercoppa: Siapa Penggantinya?
Liga Italia 15 Desember 2025, 23:46
-
Kontrak Menipis, Dusan Vlahovic Bakal Menuju ke AC Milan Secara Gratis
Liga Italia 15 Desember 2025, 17:12
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR