
Bola.net - Pelatih AC Milan Stefano Pioli mengatakan timnya kalah dari Genoa karena mereka kurang menunjukkan determinasi.
Milan meraih hasil-hasil positif di kandangnya sendiri, San Siro. Rossoneri tidak tersentuh kekalahan di sembilan laga terakhirnya di semua ajang kompetisi.
Saat melawan Genoa, Minggu (08/03/2020), Milan di atas kertas tentu diunggulkan untuk meraih kemenangan. Namun mereka malah kalah dengan skor 1-2.
Genoa mampu unggul lebih dahulu melalui Goran Pandev dan Francesco Cassata. AC Milan hanya bisa membalas melalui Zlatan Ibrahimovic.
Bukan Karena Konflik Internal
Sebelum laga dimulai, AC Milan mengalami konflik internal yang hebat. Zvonimir Boban dan Paolo Maldini memiliki visi yang beda dengan CEO Ivan Gazidis dan pemilik klub, Elliot Management.
Pada akhirnya, Boban dipecat dari Milan. Dan ada kemungkinan Maldini bakal ikut didepak dari San Siro. Apalagi Rossoneri disebut bakal menunjuk Ralf Rangnick untuk menjalankan peran mereka berdua.
Stefano Pioli mengatakan bahwa konflik itu bukan alasan mengapa Milan kalah dari Genoa. Demikian juga dengan situasi di mana laga tersebut digelar tanpa penonton terkait pencegahan Virus Corona.
“Kami tidak membutuhkan alibi atau pembenaran, tidak untuk berada di balik pintu tertutup, atau untuk kesulitan dalam klub atau ada sejumlah debat. Kami harus lebih bermain dengan penuh determinasi pada momen-momen penting tertentu pertandingan," tegasnya pada DAZN, seperti dilansir Football Italia.
“Saya tidak bisa mengatakan kami tidak bermain, karena kami melakukannya, tetapi dari 22 tembakan ke gawang, hanya beberapa yang tepat sasaran. Saya ingin kami lebih bertekad pada saat-saat tertentu dan kemudian kami membuat kesalahan dengan kebobolan dua gol juga. Jika Anda kebobolan gol ketika ada lebih banyak pemain kami di dalam kotak penalti daripada mereka, itu berarti sikap kami salah," tegasnya.
Kurang Determinasi
Di pertandingan tersebut AC Milan mendominasi penguasaan bola hingga 63 persen dibanding 37 persen dari Genoa. Mereka juga tercatat melakukan 692 umpan di sepanjang laga.
Namun Stefano Pioli tidak terkesan dengan statistik itu maupun penampilan timnya. Ia merasa Rossoneri tak punya determinasi yang tepat untuk meraih kemenangan.
“Kami tidak punya alibi, kami harus melakukan jauh lebih baik dari ini. Sulit untuk mengatakan Anda tidak bermain bagus ketika Anda menghabiskan sebagian besar permainan di area lawan dan memiliki 22 tembakan ke gawang. Itu bukan masalah teknis atau taktis, itu adalah kurangnya determinasi," tegasnya.
“Ini adalah kesempatan yang bagus untuk membuktikan bahwa kami merasa kuat dan bisa mengatasi rintangan, tetapi itu adalah situasi yang nyata bagi lawan kami juga. Kami gagal menunjukkan tekad pada saat yang tepat dan itu tidak ada hubungannya dengan bermain di belakang pintu atau kekacauan di dalam klub,” tutup Pioli.
Setelah melawan Genoa, AC Milan akan bermain di markas Lecce. Setelah itu pasukan Stefano Pioli akan melawat ke markas SPAL.
(football italia)
Baca Juga:
- Hasil Pertandingan AC Milan vs Genoa: Skor 1-2
- Zvonimir Boban: AC Milan Diktator Seperti Korea Utara
- Man of the Match AC Milan vs Genoa: Antonio Sanabria
- AC Milan Dikalahkan Genoa, Salah Siapa?
- AC Milan Pecat Zvonimir Boban Usai Berselisih dengan Ivan Gazidis
- Tersangkut Kasus Paspor Palsu, Ronaldinho Kemungkinan Lolos dari Jerat Hukum
- Prediksi AC Milan vs Genoa 8 Maret 2020
- Ralf Rangnick Diyakini tak Akan Bisa Hadirkan Hasil Instan di AC Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Genoa Pecundangi AC Milan di San Siro
Galeri 9 Maret 2020, 14:51
-
Ditanya Corona, Pelatih Genoa Sebut Nama Jurgen Klopp
Liga Italia 9 Maret 2020, 14:27
-
Cara Ampuh Meredam AC Milan: Matikan Sisi Kirinya
Liga Italia 9 Maret 2020, 13:57
-
Highlights Serie A: AC Milan 1-2 Genoa
Open Play 9 Maret 2020, 10:15
-
Hasil dan Klasemen Serie A: Duo Milan Kompak Kalah, Juventus Berjaya
Liga Italia 9 Maret 2020, 09:18
LATEST UPDATE
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR