
Bola.net - Napoli mengalami kekalahan perdana mereka di Liga Italia saat bertamu ke kandang Inter Milan pada Kamis (5/1/2023) dini hari WIB. Pelatih Napoli, Luciano Spalletti merasa timnya bermain di bawah standar saat menghadapi Inter Milan.
Laga yang digelar di Giuseppe Meazza itu berakhir dengan skor tipis 1-0 bagi Inter Milan. Edin Dzeko menjadi pahlawan Inter Milan dengan mencetak gol tunggal hasil dari umpan Federico Dimarco.
Meskipun Dzeko menjadi sang pencetak gol, Spalletti menilai kunci kemenangan Inter Milan ada pada sosok Hakan Calhanoglu. Spalletti merasa peran Calhanoglu dalam menekan Stanislav Lobotka di lini tengah.
“Inter (Milan) melakukan apa yang selalu mereka lakukan. (Mereka) mencoba menekan dengan Hakan Calhanoglu pada Stanislav Lobotka , dan di situlah kami seharusnya melakukan yang lebih baik untuk menemukan umpan ke sepertiga akhir,” terang Spalletti dikutip dari Football Italia.
Bermain di Bawah Standar

Selain peran penting Hakan Calhanoglu dalam mematikan lini tengah Napoli, Luciano Spalletti juga merasa timnya bermain di bawah standar. Spalletti menilai beberapa pemainnya tidak bisa mengalirkan bola dengan cepat.
Hal tersebut membuat aliran bola cukup terhambat di lini tengah Napoli. Padahal Spalletti merasa ada ruang kosong yang bisa dimanfaatkan akibat tekanan tinggi Calhanoglu pada Stanislav Lobotka.
“Itu membuka ruang di belakang Calhanoglu, tetapi kami tidak menggerakkan bola dengan kualitas kami yang biasa, itu selalu sedikit lambat dan dapat diprediksi, tanpa menemukan ruang di belakang gelandang mereka.”
“Kami dapat berbuat lebih banyak dalam hal kualitas dan mencari solusi berbeda untuk menyerang ruang tersebut. Secara efektif, beberapa pemain kami sedikit di bawah standar hari ini,” tambah Spalletti.
Gagal Koyak Pertahanan Inter Milan
Kekalahan Napoli dari Inter Milan disebabkan oleh tumpulnya lini serang yang dipimpin Victor Osimhen. Aliran bola yang lambat membuat para penyerang Napoli kesulitan untuk mendapatkan ruang di pertahanan Inter Milan.
Selain itu, Spalletti merasa para pemain bertahan Inter Milan sedang dalam kondisi fisik terbaik mereka. Hal tersebut membuat para pemainnya kesulitan dalam memenangkan duel melawan bek-bek tangguh Inter Milan.
“Anda dimaksudkan untuk menggerakkan bola dari sisi ke sisi untuk menarik lawan keluar dari bentuknya, tetapi itu tidak berhasil jika anda melakukannya dengan lambat dan tanpa kualitas yang biasa."
“Kami mencoba beberapa kali, tapi Francesco Acerbi sangat fisik dan mengambil posisinya dengan baik, jadi tidak mudah. Inter terorganisir dan sangat (mengandalkan duel) fisik, kami membutuhkan lebih banyak kekuatan dalam tekel dan itu bukan karakteristik kami,” tambah Spalletti.
Sumber: Football Italia dan Sofascore
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menang Setelah Jeda Piala Dunia 2022, Bos Inter Milan: Jalan Masih Panjang
Liga Italia 5 Januari 2023, 07:10
-
Simone Inzaghi Bangga Jadi yang Pertama Kalahkan Napoli di Liga Italia
Liga Italia 5 Januari 2023, 07:04
-
Alami Kekalahan Perdana, Bos Napoli Merasa Timnya Bermain di Bawah Standar
Liga Italia 5 Januari 2023, 06:56
-
Inter Beri Kekalahan Perdana Napoli di Serie A
Liga Italia 5 Januari 2023, 06:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Nottm Forest vs Liverpool 22 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 07:29
-
Kualitas Pemain Lokal Timnas Indonesia Bikin Kagum Shayne Pattynama: Sangat Bagus!
Tim Nasional 21 Februari 2026, 05:50
-
Hasil Sassuolo vs Verona 3-0: Jay Idzes Tampil Penuh, Berardi Jadi Pembeda
Liga Italia 21 Februari 2026, 05:18
-
Prediksi Atalanta vs Napoli 22 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 03:58
-
Prediksi Barcelona vs Levante 22 Februari 2026
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 03:37
-
Michael Carrick Beri Sinyal Siap Bertahan Lebih Lama di Manchester United
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:34
-
Prediksi Roma vs Cremonese 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 03:32
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR