Bola.net - Pelatih tim nasional Chile, Reinaldo Rueda menganggap anak asuhnya, Alexis Sanchez mengalami masa-masa yang traumatis di Manchester United dan Inter Milan.
Sanchez bergabung dengan United pada Januari 2018 lalu kala digaet dari Arsenal dengan skema pertukaran pemain yang juga melibatkan Henrikh Mkhitaryan.
Namun, Sanchez gagal bersinar di United. Awal musim ini, ia pun dipinjamkan ke Inter. Sayang, hingga kini ia baru tampil sebanyak sembilan kali sebelum kompetisi dihentikan akibat pandemi virus Corona.
Pendapat Rueda
Rueda menyebut Sanchez mengalami masa-masa tidak menyenangkan dalam karierna. Namun, Rueda yakin bahwa pemain 31 tahun itu bisa segera bangkit.
"Tahun ini menjadi tahun yang traumatis dan sangat penuh liku bagi dia. Semenjak kepergiannya dari Arsenal dan musim pertamanya di Manchester United," ujar Rueda kepada Sport.
"Dia tampil di Copa America di Brasil lalu ia tidak beruntung dengan mengalami cedera saat laga persahabatan melawan Kolombia di Alicante. Peminjaman ke Inter hampir gagal dan ketika ia pulih lalu pandemi datang," imbuh Rueda.
"Saya masih berharap semua masalah ini segera berlalu karena dia seorang profesional yang hebat, memiliki sikap yang luar biasa dalam latihan dan akan tetap menjaga standar yang tinggi untuk klub yang memberikan dia kesempatan. Dia masih memiliki banyak yang bisa ditunjukkan di level puncak," tukasnya.
Alasan Alexis Sanchez Gagal di Barcelona
Lebih lanjut, Rueda juga membahas penyebab Sanchez gagal bertahan lama di Barcelona, yang ia perkuat selama tiga musim, antara 2011 hingga 2014 silam.
"Ada banyak faktor yang membuat pemain hebat tidak sukses di suatu tempat. Setelah menjadi bintang utama dan memainkan peran penting di tempat lain, pindah ke Barcelona dan hanya berperan sebagai pemain lapis kedua pun memakan korbannya," tutur Rueda.
"Hal itu terjadi pada banyak pemain di sana. Beberapa bia beradaptasi dengan cepat terhadap peran barunya, mungkin Neymar atau Arturo Vidal mampu melakukannya. Mereka menunjukkan kecerdasannya," lanjut Rueda.
"Tak mudah untuk memastikan mengapa Alexis tidak sukses di Barcelona," tandasnya.
Sumber: Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jika Cassano Adalah Inter, Ia tak Akan Ragu Jual Lautaro Martinez ke Barca
Liga Italia 21 April 2020, 20:21
-
4 Calon Pengganti Lautaro Martinez di Inter Milan
Editorial 21 April 2020, 14:23
-
Siapa Ketiga Terbaik Setelah Ronaldo-Messi? Netizen Malah Gaduh Sendiri
Liga Champions 21 April 2020, 11:00
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR