Allegri Hidupkan Sepak Bola 'Corto Muso' di AC Milan: Menang Tipis, Tapi Makin Mematikan!

Allegri Hidupkan Sepak Bola 'Corto Muso' di AC Milan: Menang Tipis, Tapi Makin Mematikan!
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, tersenyum jelang pertandingan Serie A melawan Cagliari, Sabtu (3/1/2026) dini hari WIB. (c) Gianluca Zuddas/LaPresse via AP

Bola.net - AC Milan menemukan wajah barunya pada musim 2025/2026. Bukan dengan dominasi penuh dan sebuah permainan atraktif yang disertai terciptanya banyak gol, melainkan kemenangan tipis yang konsisten.

Gaya yang diterapkan AC Milan itu dikenal sebagai corto muso, istilah khas Massimiliano Allegri yang berarti menang dengan selisih minimal. Efektif, pragmatis, dan penuh kontrol.

Pola tersebut kembali terlihat saat Milan menaklukkan Cagliari 1-0 pada pekan ke-18 Serie A di Unipol Domus, Sabtu (3/1). Gol Rafael Leao menjadi pembeda. Milan hanya menerima satu shot on target di laga tersebut.

Hasil itu bukan kebetulan. Milan berulang kali menang dengan margin satu gol dan tetap memimpin klasemen. Sebuah sinyal kekuatan yang senyap, tetapi nyata. Milan 'membunuh' lawan bukan dengan mencetak gol, akan tetapi tidak memberi peluang gol.

1 dari 3 halaman

Menang Tipis Jadi Pola, Bukan Kebetulan

Skuad AC Milan merayakan gol Christian Pulisic (kedua dari kiri) ke gawang Verona, Minggu (28/12/2025). (c) AP Photo/Luca Bruno

Skuad AC Milan merayakan gol Christian Pulisic (kedua dari kiri) ke gawang Verona, Minggu (28/12/2025). (c) AP Photo/Luca Bruno

Kemenangan atas Cagliari memperpanjang daftar hasil tipis Milan di Serie A. Sebelumnya, Rossoneri menang 1-0 atas Lazio, Inter Milan, AS Roma, dan Bologna. Skornya memang tipis, akan tetapi tetap bernilai tiga poin.

Milan juga meraih kemenangan satu gol atas Torino (3-2), Fiorentina (2-1), dan Napoli (2-1). Polanya jelas dan konsisten.

Dalam laga-laga tersebut, Milan tidak selalu dominan. Namun, mereka tahu kapan harus menyerang dan kapan harus mengamankan hasil.

Pendekatan ini membuat Milan sulit dikalahkan. Setiap gol menjadi aset berharga yang dijaga dengan disiplin tinggi. Milan menerapkan permainan dengan resiko yang tinggi dan sejauh ini berhasil.

2 dari 3 halaman

Kolektivitas Jadi Inti Filosofi Corto Muso

Skuad AC Milan berkumpul sebelum berhadapan dengan Cagliari (c) AC Milan Official

Skuad AC Milan berkumpul sebelum berhadapan dengan Cagliari (c) AC Milan Official

Menurut Luca Bianchin, jurnalis dari Gazzetta dello Sport, kekuatan utama Milan terletak pada kerja sama tim. Bukan individu, melainkan sistem yang berjalan rapi.

Hal itu tampak jelas saat melawan Cagliari. Milan sempat tertekan, lalu mengontrol tempo, mencetak gol, dan menutup laga tanpa risiko berlebih.

“Gaya sepak bola corto muso mungkin tidak populer, tetapi satu kualitas yang tidak dapat disangkal: ini adalah ekspresi kolektif, bukan individual," ucap Luca Bianchin.

"Jika semua orang tidak percaya pada tujuan tersebut, itu tidak akan berhasil, karena satu kesalahan saja sudah cukup untuk menggagalkan rencana tim," tegas Luca Bianchin.

Sumber: Gazzetta dello Sport, SempreMilan


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL