
Bola.net - Lini depan masih menjadi masalah buat Juventus. Karena itu, mereka jadi gagal mendapatkan kemenangan saat menjamu Napoli dalam laga lanjutan Serie A, Jumat (7/1/2022) di Allianz Stadium.
Pertandingan berlangsung cukup sengit. Napoli unggul lebih dulu dari Juventus di menit ke-23, saat sepakan Dries Mertens membuat bola melewati Wojciech Szczesny dan Matthijs de Ligt sebelum masuk ke gawang.
Sebagai tuan rumah, Juventus tentu tak ingin mengecewakan ribuan fansnya yang telah memadati Allianz Stadium. Sayang barisan depan Juventus gagal memanfaatkan beberapa peluang emas yang diciptakan di babak pertama.
Upaya Juventus membuahkan hasil pada menit ke-54, di mana Federico Chiesa berhasil mencetak gol dengan tembakan dari luar kotak penalti. Kedua tim gagal membuat gol tambahan sehingga pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kuncinya Sabar
Hasil ini mengecewakan buat Juventus. Bukan cuma karena mereka gagal menghibur fansnya dengan kemenangan, tapi karena permasalahan di lini depan masih belum berakhir hingga sekarang.
Menurut catatan pertandingan, Juventus melepaskan 22 kali tembakan yang lima di antaranya menemui sasaran. Dalam situasi normal, Juventus seharusnya bisa mencetak minimal dua atau tiga gol.
Paling tidak, Massimiliano Allegri selaku pelatih sudah tahu apa yang perlu diperbaiki oleh pemain. Ini tidak berkaitan dengan kemampuan mengolah bola mereka, melainkan mental saat sudah berada di sepertiga lapangan.
"Para pemain tampil agresif, konsentrasi, kami hanya perlu membenahi aspek di mana kami menguasai pertandingan dan bisa bersabar," ujarnya kepada DAZN.
Gelandang Harus Ikut Aktif
Juventus kehilangan seorang pencetak gol ulung dalam diri Cristiano Ronaldo pada musim panas kemarin. Peran peraih lima trofi Ballon d'Or tersebut sejauh ini belum bisa diisi oleh Paulo Dybala, Alvaro Morata, apalagi Moise Kean.
Untuk menggantikan kepergian Ronaldo, Allegri ingin beban mencetak gol tidak hanya ditimpakan kepada penyerang saja. Ia ingin para gelandang ikut berpartisipasi dan bahkan turut mencetak gol dalam fase menyerang.
"Kami seharusnya memiliki pergerakan menyerang yang lebih banyak dari gelandang dan, di atas semuanya, ketajaman di sepertiga akhir lapangan, saat kami mengambil umpan akhir yang tepat," tambah Allegri.
"Kami berada di peringkat lima dalam klasemen sementara, tapi cuma bisa mencetak 28 gol, jadi kami tahu ini adalah sesuatu yang harus diperbaiki," pungkasnya.
(DAZN via Football Italia)
Baca juga:
- Musim Sudah Setengah Jalan, Masalah Juventus Masih Itu-itu Saja
- 5 Pelajaran dari duel Juventus vs Napoli: Lama Gak Imbang, Napoli Maksimal, Juve Banyak Kurangnya
- Juventus Seri Teroooss, Tuan Rumah Kok Digempur
- Man of the Match Juventus vs Napoli: Federico Chiesa
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia: AC Milan Semakin Pepet Inter, Juventus Cuma Imbang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Locatelli Sesali Kegagalan Juventus Sikat Napoli
Liga Italia 7 Januari 2022, 19:42
-
Bukan Milan Atau Juve, Liverpool Bakal Lepas Origi ke Newcastle?
Liga Inggris 7 Januari 2022, 18:42
-
Saingi Newcastle, Juventus Juga Kejar Anthony Martial
Liga Inggris 7 Januari 2022, 18:00
-
Jadwal Siaran Langsung Serie A di RCTI Pekan Ini, 9-10 Januari 2022
Liga Italia 7 Januari 2022, 10:31
-
Allegri Temukan Solusi Buat Lini Depan Juventus: Kuncinya Sabar!
Liga Italia 7 Januari 2022, 09:30
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR