Bola.net - Thierry Henry dikenal sebagai striker haus gol yang selalu sukses tampil memukau di klub manapun ia pergi. Bersama AS Monaco, Arsenal, Barcelona, dan juga New York Red Bulls ia selalu menjadi andalan di lini depan dan sukses mencetak banyak gol.
Namun ada satu noda di karir Henry saat ia tampil buruk selama setengah musim bersama Juventus. Kala itu dia kesulitan berkembang di Italia dan hanya mencetak tiga gol dalam 19 laga.
Ditanya mengenai pengalaman buruk di Italia, pria 37 tahun ini memberikan penjelasannya. Selain faktor adaptasi, Henry mengaku tak cocok dengan taktik yang dikembangkan oleh pelatih Juve kala itu, Carlo Ancelotti. Selain itu, ia juga mengklaim bahwa keberadaannya tak diinginkan lagi oleh juru transfer Juve, Luciano Moggi.
"Ketika saya tiba di Juve, klub itu sedang memiliki banyak masalah. Performa mereka buruk kala itu. Saya bermain di bawah arahan Ancelotti yang menggunakan taktik 3-5-2, sebuah sistem yang tak cocok untuk saya," ungkap Henry seperti dilansir Bein Sport.
"Saya mengalami kesulitan, bahkan setelah saya mulai mencetak gol. Alasan lain saya hengkang adalah karena Luciano Moggi memang ingin menjual saya. Sikap yang ia tunjukkan sungguh tak punya respek."[initial]
(bs/mri)
Namun ada satu noda di karir Henry saat ia tampil buruk selama setengah musim bersama Juventus. Kala itu dia kesulitan berkembang di Italia dan hanya mencetak tiga gol dalam 19 laga.
Ditanya mengenai pengalaman buruk di Italia, pria 37 tahun ini memberikan penjelasannya. Selain faktor adaptasi, Henry mengaku tak cocok dengan taktik yang dikembangkan oleh pelatih Juve kala itu, Carlo Ancelotti. Selain itu, ia juga mengklaim bahwa keberadaannya tak diinginkan lagi oleh juru transfer Juve, Luciano Moggi.
"Ketika saya tiba di Juve, klub itu sedang memiliki banyak masalah. Performa mereka buruk kala itu. Saya bermain di bawah arahan Ancelotti yang menggunakan taktik 3-5-2, sebuah sistem yang tak cocok untuk saya," ungkap Henry seperti dilansir Bein Sport.
"Saya mengalami kesulitan, bahkan setelah saya mulai mencetak gol. Alasan lain saya hengkang adalah karena Luciano Moggi memang ingin menjual saya. Sikap yang ia tunjukkan sungguh tak punya respek."[initial]
Baca Juga
- Sebelum ke Juve, Pogba Sempat Ditawarkan ke Inter dan Milan
- Raiola: Juve Ingin Juara Liga Champions? Jual Pogba
- Trezeguet Segera Kembali ke Juve
- Tevez Ingin Juve Rekrut Osvaldo Lagi
- 'Arturo Vidal Seharusnya Jadi Pemain Napoli'
- Juve Isyaratkan Tak Tergoda Tawaran 200 Juta Euro Untuk Pogba
- Digelontor Sepuluh Gol Oleh Juve, Pelatih Verona Galau
- Pogba: Harga Saya Nol Euro
- Bertikai Dengan Fiorentina, Neto Dilirik Juve
- Diskors Tiga Laga, Juan Jesus Kecam Aduan Chiellini
- Chiellini Kecam Aksi Sikutan Juan Jesus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Matri Resmi Kembali ke Juventus
Liga Italia 2 Februari 2015, 21:09
-
Giovinco Resmi Tinggalkan Juventus
Liga Italia 2 Februari 2015, 19:02
-
Kembalinya Keganasan Quagliarella
Liga Italia 2 Februari 2015, 16:10
-
Liga Italia 2 Februari 2015, 15:39

-
Ancelotti Jadi Salah Satu Alasan Henry Gagal di Juve
Liga Italia 2 Februari 2015, 15:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs PSIM 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:11
-
Gak Laku! Rafael Leao Ditolak Arsenal, MU, dan Barcelona
Liga Italia 21 Mei 2026, 11:45
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR