Bola.net - Tidak seperti biasanya, Antonio Conte tidak menemui reporter usai memimpin Inter Milan menghadapi Sassuolo dalam laga lanjutan Serie A hari Minggu (20/10/2019). Ada apa gerangan?
Padahal pertandingan itu sendiri berakhir dengan kemenangan Inter Milan atas Sassuolo. Bermain di Stadio Citta del Tricolore - Mapei Stadium, Samir Handanovic dkk menang dengan skor tipis 4-3.
Kemenangan kali ini juga membuktikan bahwa kedua strikernya, Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku, adalah pemain yang produktif. Keduanya membagi rata empat gol yang diciptakan untuk Inter, dua di antaranya berasal dari titik putih.
Meskipun demikian, Antonio Conte tetap tak menemui awak media usai pertandingan seperti yang umumnya dilakukan oleh pelatih-pelatih dari berbagai klub. Publik pun bertanya-tanya soal itu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Alasan Conte Tak Menemui Wartawan
Sebagai penggantinya, Inter Milan mengirimkan Cristian Stellini yang menjabat sebagai asisten Conte. Ia pun menjabarkan alasan mengapa mantan nahkoda Chelsea itu tidak menampakkan batang hidungnya.
"Conte kelelahan dan sempat mengalami demam sebelum permainan, jadi dia masih bisa berdiri di pinggir lapangan untuk pertandingan tapi kehilangan suaranya," tutur Stellini kepada DAZN.
Lebih lanjut, Stellini kemudian menjelaskan alasan mengapa performa Inter cenderung tidak memuaskan meski mampu meraih kemenangan. Penurunan itu dikatakan olehnya ialah dampak dari jeda internasional yang digelar baru-baru ini.
"Tidak mudah untuk kembali setelah jeda internasional. Kami bermain luar biasa selama 70 menit saat mendominasi, kemudian diikuti oleh pingsan yang harus dianalisis," lanjutnya.
Inter Kehabisan Gas
Stellini kemudian berdalih bahwa para pemain Inter Milan sempat mengalami kehabisan gas menjelang pertandingan berakhir. Situasi yang kemudian berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh tuan rumah.
"Kami kehabisan energi menjelang akhir, Sassuolo menaikkan tempo dan kami tak bisa keluar dari garis. Kami terus kehilangan bola secara mudah dan itu membuat kami semakin terpukul mundur," tambahnya.
"Sassuolo mencetak dua gol yang mudah dan kami harus memperbaiki aspek tersebut untuk menghapus identitas 'Pazza Inter'. Kami harus belajar cara mengunci dan membawa pulang permainan yang kami dominasi selama 75 menit," tandasnya.
Terlepas dari penampilan buruk Nerazzurri, tiga poin tetaplah bernilai tiga poin. Hasil tersebut membuat mereka tetap kokoh di posisi kedua klasemen sementara Serie A dengan raihan 21 poin, terpaut satu angka dari Juventus selaku pemuncak klasemen.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Man of the Match Sassuolo vs Inter Milan: Lautaro Martinez
- Hasil Pertandingan Sassuolo vs Inter Milan: Skor 3-4
- Latihan Ala Antonio Conte: Hujan Badai pun Diterjang
- Jose Mourinho atau Pep Guardiola? Ini Pilihan Zlatan Ibrahimovic
- Kisah Lucu Taruhan Bernada Tantangan Ibrahimovic yang Ditolak Romelu Lukaku di MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lukaku Sesalkan Kegagalan Inter Habisi Sassuolo Lebih Awal
Liga Italia 21 Oktober 2019, 19:25
-
Antonio Conte Menolak Bertemu Awak Media, Ada Apa Gerangan?
Liga Italia 21 Oktober 2019, 08:00
-
Latihan Ala Antonio Conte: Hujan Badai pun Diterjang
Open Play 20 Oktober 2019, 16:15
-
Aroma 'Calciopoli' di Laga MU vs Juventus, Sir Alex Ferguson Dituding Jadi Dalangnya
Liga Inggris 18 Oktober 2019, 07:47
-
5 Gelandang Bidikan Inter Milan
Editorial 17 Oktober 2019, 13:51
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR