
Bola.net - Tidak bisa dimungkiri lagi kalau Cristiano Ronaldo dan Zlatan Ibrahimovic adalah pemain yang spesial. Terlebih setelah mendengar kesaksian dari mantan asisten Carlo Ancelotti, Paul Clement.
Pria berumur 48 tahun tersebut sudah cukup sering malang melintang di dunia kepelatihan sebagai asisen. Ia pernah menjadi asisten pelatih di CHelsea, PSG, dan juga Real Madrid - tiga klub yang pernah diasuh Ancelotti.
Dengan menjadi asisten Ancelotti, Clement jadi bisa melihat secara langsung kualitas pemain-pemain hebat yang pernah dimiliki ketiga klub tersebut. Ronaldo dan Ibrahimovic ialah salah dua di antaranya.
Tidak sulit bagi Clement untuk menyebut keduanya - yang sekarang bermain di Serie A bersama Juventus dan AC Milan - sebagai pemain yang spesial. Terlebih setelah melihat secara langsung kualitasnya di sesi latihan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Yang Membuat Ibrahimovic Spesial
Dalam wawancara bersama BBC Radio 5, Clement pertama-tama menjelaskan alasan mengapa Ibrahimovic spesial di matanya. Salah satu aspek pentingnya adalah kepercayaan dirinya yang tinggi.
"Zlatan berbicara dengan sangat terbuka, dengan sangat percaya diri - dan kerap terlihat arogan. Tapi seperti itulah dia. Dia sering seperti itu setiap hari dan akan bertanya pertanyaan seperti: 'Seperti apa Didier Drogba?'," ujarnya.
"Saya akan menjelaskan secara detail seberapa bagusnya dia dan Zlatan akan berkata: 'Dia tidak sebagus saya' dan itu akan membuat anda tertawa," lanjutnya.
Yang Membuat Ronaldo Spesial
Kemudian, Clement menjelaskan alasan mengapa Ronaldo pantas disebut sebagai pemain yang spesial. Bintang asal Portugal itu dikenal sangat peduli dengan kesehatan tubuhnya.
"Di rumahnya di Madrid, Cristiano punya fasilitas pemulihan spesial yang bisa anda temukan di klub atau spa kesehatan," tambahnya.
"Dia memiliki kolam air dingin; dia benar-benar berinvestasi pada profesi serta kesehatannya. Itu adalah tipe orang yang akan melaju lebih jauh," pungkasnya.
Keduanya akan saling bertatap muka pada laga leg pertama semi-final Coppa Italia yang digelar pertengahan Februari mendatang. Milan akan bertindak sebagai tuan rumah pada pertemuan pertama itu.
(Goal International)
Baca Juga:
- Juventus Sepakat, Emre Can Segera Bertolak ke Dortmund
- Siapa Francisco Trincao? 'The Next Cristiano Ronaldo' yang Dibidik Barcelona
- Ivan Rakitic Segera Tinggalkan Barcelona? Begini Jawaban Tanggung Quique Setien
- Emre Can Masih Menunggu Dortmund Naikkan Tawaran
- Luar Biasa, Cristiano Ronaldo jadi Orang Pertama dengan 200 Juta Pengikut di Instagram
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Serie A Pekan ke-22: Juventus Ditantang Fiorentina
Liga Italia 31 Januari 2020, 14:23
-
Prediksi Juventus vs Fiorentina 2 Februari 2020
Liga Italia 31 Januari 2020, 13:40
-
Juventus Sepakat, Emre Can Segera Bertolak ke Dortmund
Bundesliga 31 Januari 2020, 09:19
-
Siapa Francisco Trincao? 'The Next Cristiano Ronaldo' yang Dibidik Barcelona
Liga Spanyol 31 Januari 2020, 06:15
LATEST UPDATE
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR