Bola.net - - Zlatan Ibrahimovic menyebut Fabio Capello dan bukannya Jose Mourinho atau Josep Guardiola sebagai pelatih terbaik yang pernah melatihnya.
Ibrahimovic melanglang buana ke sejumlah top Eropa di sepanjang karirnya. Mulai dari Ajax Amsterdam, Juventus, AC Milan, Inter Milan, Barcelona, hingga Manchester United dan PSG.
Ia pun sudah merasakan polesan banyak pelatih top. Mulai dari Massimiliano Allegri, Guardiola, Mourinho, hingga Unai Emery.
Hubungannya dengan Mourinho bisa dibilang paling sukses. Keduanya sukses meraih gelar saat bersama di Inter dan MU.
Capello Terbaik
Ia juga pernah dilatih oleh Capello. Keduanya pernah bersama di Juventus dari tahun 2004 hingga 2006.
Meski tak bisa meraih gelar juara (karena gelar Scudetto dicopot karena skandal Calciopoli), namun Ibrahimovic tetap menganggap Capello sebagai pelatih terbaik yang pernah menanganinya.
"Saya bisa menggambarkan masing-masing (pelatih) tetapi Fabio Capello menonjol. Ia berkata: 'Anda mencetak gol untuk saya dan jika Anda tidak mencetak gol, Anda bisa duduk di tribun'," kenangnya pada Mirror.
"Saya suka itu. Saya suka yang terus terang. Saya tidak ingin seseorang berkata: 'Wow, Anda yang terbaik, kamu pemain yang luar biasa.'"
"Saya tidak perlu mendengar hal-hal yang sudah saya ketahui. Saya membutuhkan seseorang yang membakar kulit saya," seru Ibrahimovic.
Dikritik Mourinho
Ibrahimovic kemudian mengungkapkan sedikit pengalamannya bersama dengan Mourinho. Suatu waktu, ia mengaku pernah dikritik oleh manajer asal Portugal tersebut.
"Saya pernah mengalami situasi di Inter ketika kami tampil buruk di babak pertama, dan di depan tim pada jeda paruh waktu ia mengkritik saya."
"Saya bakal mendapatkan penghargaan pemain terbaik di Italia, dan ia berkata: 'jika anda pergi ke panggung itu dan mendapatkan penghargaan anda, seharusnya anda malu. Dengan cara anda bermain saat ini, anda tidak layak mendapatkannya'."
"Saya berkata pada diri saya sendiri: 'saya akan tampil dan menunjukkan kepada dirinya serta mendemonstrasikan apa yang bisa saya perbuat lebih baik'," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Can: Ronaldo Layak Berselebrasi Sesuai Keinginannya
Liga Champions 20 Maret 2019, 22:38
-
Can: Orang-orang Akan Terkejut Melihat Betapa Normalnya Ronaldo
Liga Italia 20 Maret 2019, 22:10
-
Emre Can Kecewa Tidak Dipanggil Timnas Jerman Lagi
Piala Dunia 20 Maret 2019, 21:37
-
Gabung Juventus, Joao Cancelo Merasa Semakin Berkembang
Liga Italia 20 Maret 2019, 20:40
-
Cancelo: Cristiano Ronaldo Tidak Perlu Buktikan Apapun di Portugal
Piala Eropa 20 Maret 2019, 20:20
LATEST UPDATE
-
Spanyol, Portugal, dan Rivalitas yang Selalu Membakar Semangat
Piala Dunia 5 Juli 2026, 22:55
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR