Bola.net - - Gelandang AC Milan Giacomo Bonaventura menyebut kekalahan timnya dari Juventus terjadi karena kualitas kedua tim yang memang berbeda jauh.
Milan baru saja dibantai oleh Juve dengan skor 4-0 di final Coppa Italia. Awalnya Rossoneri masih mampu bertahan sampai menit 55.
Petaka bagi Milan dimulai di menit 56. Saat itu gawang mereka dijebol oleh Mehdi Benatia. Selanjutnya, hanya dalam tempo 20 menit, gawang Gianluigi Donnarumma dijebol tiga kali beruntun.
Padahal sejatinya pertahanan Milan tergolong apik di pentas Coppa Italia. Gawang mereka tak pernah bobol sekalipun dari babak 16 besar hingga semifinal.
"Kami bermain baik selama sekitar satu jam, kemudian kehilangan arah setelah gol pembuka dan itu menjadi perjuangan yang berat," ucapnya kepada Rai Sport.
“Tim ini memiliki perjalanan yang hebat di Coppa Italia dan memberikan segalanya. Tetapi Anda bisa melihat perbedaan kualitas antara kedua belah pihak," aku Bonaventura.
“Juve telah jadi penantang untuk Scudetto, Coppa Italia dan Liga Champions selama bertahun-tahun, sedangkan tim kami benar-benar dibentuk tahun ini. Juve memiliki Gonzalo Higuain dan Claudio Marchisio di bangku cadangan, dan itu mengatakan semua (terkait perbedaan kualitas di antara kedua tim),” pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Video: Bikin Blunder, Donnarumma Dihibur Buffon
Open Play 10 Mei 2018, 22:40
-
Salah Pergi, Liverpool Caplok Dybala dari Juventus
Liga Inggris 10 Mei 2018, 22:22
-
Pembelaan Bonaventura Untuk Donnarumma
Liga Italia 10 Mei 2018, 21:54
-
Usai Bawa Juve Juara Coppa Italia, Allegri Tak Pikirkan Masa Depannya
Liga Italia 10 Mei 2018, 15:00
-
Era Juve Disebut Akan Berakhir, Allegri Marah
Liga Italia 10 Mei 2018, 11:30
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR