Bola.net - - Kapten AC Milan, Leonardo Bonucci mengatakan kekalahan timnya dari harus dibuat sebagai ajang pembelajaran sekaligus peringatan. Pada giornata 3 Serie A, Milan dihajar lazio dengan skor 1-4 dalam laga yang digelar di Stadio Olimpico.
Ekspektasi untuk Milan memang sangat besar. Setelah belanja besar-besaran pada bursa transfer musim panas lalu, Milan juga meriah banyak hasil bagus dalam beberapa pertandingan awal musim ini. Di enam pertandingan kompetitif awal musim dalam ajang Liga Europa dan Serie A, Milan bisa menang secara meyakinkan.
Namun kualitas lawan-lawan Milan yang dihadapi sebelumnya memang tidak setara. Lazio pun menjadi ujian pertama Milan sesungguhnya. Bonucci mengakui bahwa Milan sudah gagal dalam ujian kali ini. Namun hal itu juga tak boleh membuat Milan menurunkan target mereka.
"Kekalahan ini tak boleh mengubah target kami, hanya harus jadi pelajaran berharga. Kami harusnya bisa terus bermain sebagai unit sepanjang pertandingan. Tapi penalti mereka gol kedua Lazio) membuat kami runtuh. Kami harus bisa meningkatkan detail permainan kami," terang Bonucci kepada Mediaset Premium.
Bonucci meminta skuat Milan menganggap kekalahan telak ini seperti tamparan. ia menganggap kesalahan terbesar Milan dalam pertandingan tadi adalah kurangnya kepercayaan diri para pemain.
"Saya rasa kami harus menanggapi kekalahan ini sebagai tamparan sehat di wajah semua orang. Kami tidak punya cukup kepercayaan diri untuk mengancam Lazio. jadi saat mereka berhasil mencetak gol pada peluang pertama yang mereka dapat, kesempatan menang kami pun habis."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Adaptasi Calhanoglu Terkendala Bahasa dan Posisi
Liga Italia 11 September 2017, 23:06
-
Donnarumma Sikapi Kekalahan dengan Positif
Liga Italia 11 September 2017, 22:04
-
Gol Pertama Lazio Hancurkan Milan
Liga Italia 11 September 2017, 18:38
-
Benatia: Bonucci Harus Terima Kasih Pada Juventus
Liga Italia 11 September 2017, 12:50
-
Mau Sukses, Calhanoglu Diminta Tiru Borini
Liga Italia 11 September 2017, 12:26
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25



















KOMENTAR