Menurut pelatih Milan Cristian Brocchi, perbedaannya begitu besar.
"Bedanya jauh. Ketika saya ditunjuk (untuk menggantikan Sinisa Mihajlovic), saya diminta oleh presiden (Silvio Berlusconi) untuk mengembalikan tim ke konsep yang membuat Milan begitu hebat di masa silam," kata Brocchi kepada Gazzetta.
"Dia meminta saya untuk memberi mereka mental Milanista."
Brocchi dihadapkan pada situasi yang sangat sulit di Milan. Namun, dia tidak menyesal telah menerima tawaran melatih Rossoneri.
"Saya sama sekali tidak menyesal."
"Saya ingin Milan menjadi tim hebat lagi. Saya ingin melihat para tifosi bahagia dan orang-orang datang ke Milanello dengan senyuman. Jika bukan saya, semoga ada pelatih lain yang bisa mewujudkannya dengan segera," imbuh Brocchi.
Brocchi hanya bisa membawa Milan finis peringkat tujuh. Meski begitu, masih ada harapan bagi Milan untuk kembali ke Eropa setelah absen cukup lama, yakni dengan mengalahkan Juventus di final Coppa Italia akhir pekan ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Final Coppa Italia, Hernanes Ingat Kisah Gladiator
Liga Italia 18 Mei 2016, 21:50
-
AC Milan Jalin Kontak dengan Mateo Kovacic
Liga Italia 18 Mei 2016, 18:50
-
Brocchi: Milan Tak Siap ke Final Coppa Italia
Liga Italia 18 Mei 2016, 16:59
-
Fakta-fakta Menarik Seputar Coppa Italia
Editorial 18 Mei 2016, 15:24
-
Buffon: Milan Bisa Kalahkan Siapa Saja Dalam Satu Laga
Liga Italia 18 Mei 2016, 14:11
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR