Bola.net - - Kapten Juventus, Gianluigi Buffon mengungkapkan VAR adalah teknologi yang seharusnya tak perlu disambut dengan rasa takut.
Teknologi VAR memang mulai diperkenalkan di semua pertandingan Serie A sejak musim 2017-2018 ini. Dan tim pertama yang berkesempatan menjajalnya adalah Juventus saat menjamu Cagliari akhir pekan lalu.
Pertandingan melawan Cagliari ini juga menjadi hari bersejarah bagi Juventus dan Gianluigi Buffon. Bukan hanya menjadi tim pertama yang mencobanya, tapi juga karena Buffon menjadi kiper pertama yang menggagalkan penalti dari keputusan wasit usai menggunakan teknologi VAR.
Saat itu, wasit Fabio Maresca tak menilai jatuhnya Duje Cop di dalam kotak penalti sebagai sebuah penalti. Namun setelah para pemain Cagliari melakukan protes, wasit kemudian pergi ke pinggir lapangan untuk melihat tayangan ulang lewat teknologi VAR. Setelah melihat ulang video itu, wasit akhirnya menunjuk titik putih.
Dan beruntung bagi Juventus, Gianluigi Buffon mampu dengan sangat baik membaca arah tendangan penalti Diego Farias dan membawa Bianconeri pada akhirnya menang tiga gol tanpa balas.
"Musim baru telah dimulai. Ini sangat unik, lebih dari biasanya. Ada tekad kuat untuk mengulangi scudetto kami untuk tujuh musim beruntun," ujar Buffon di akun Instagram-nya.
"Kami ingin melupakan masa lalu dan menjalani masa sekarang dengan penuh antusias. Ada banyak rekan baru. Ada juga teknologi baru, yang harus kami terima tanpa perlu ada rasa takut. Kami sudah memulainya dengan bagus, kami berhasil," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marchisio Akan Tinggalkan Juventus?
Liga Italia 21 Agustus 2017, 17:33
-
Pjanic: Bentuk Terbaik Juventus Belum Muncul
Liga Italia 21 Agustus 2017, 14:45
-
Buffon: Tak Perlu Takut Teknologi VAR
Liga Italia 21 Agustus 2017, 14:26
-
Direktur Roma: Kami Fokus Beli Pemain, Bukan Menjual
Liga Italia 21 Agustus 2017, 11:00
-
Roma Siapkan Pembajakan Juan Cuadrado
Liga Italia 21 Agustus 2017, 04:03
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR