
Bola.net - Massimiliano Allegri saat ini sedang menganggur usai berpisah dengan Juventus. Apakah dia akan melanjutkan karier ke Premier League Inggris atau ke Arab Saudi? Jawabannya, mungkin tidak.
Musim 2023/2024 kemarin, Allegri membawa Juventus menjuarai Coppa Italia. Di final melawan Atalanta, dia diusir oleh wasit. Setelah pertandingan, dia mengecam wasit, mengancam jurnalis, dan mengabaikan direktur olahraga Cristiano Giuntoli.
Alhasil, hanya dua hari setelah juara, Allegri dipecat oleh Juventus. Saat ini, posisinya di Juventus sudah digantikan oleh Thiago Motta, yang sebelumnya menangani Bologna.
Allegri dikaitkan dengan sejumlah klub dari Premier League dan Arab Saudi, di mana gajinya bakal sangat besar andai dia menerimanya. Namun, menurut salah satu orang terdekatnya, yang diimpikan oleh Allegri adalah melatih Timnas Italia.
Allegri Takkan Jadikan Uang Sebagai Alasan Utama

"Allegri tidak memimpikan Arab Saudi atau Inggris," kata Giovanni Galeone kepada Radio Kiss Kiss Napoli, seperti dikutip Football Italia.
Galeone sendiri adalah seorang veteran yang dulu pernah melatih Allegri sebagai pemain. Hingga kini, mereka berteman baik. Mereka juga kerap bertukar ide.
"Dia telah menghasilkan banyak uang dalam kariernya, jadi pilihan berikutnya tentu tidak akan bergantung pada besaran uang yang akan dia dapatkan. Allegri memimpikan tim nasional Italia, dan mungkin suatu hari nanti dia akan mewujudkannya," imbuhnya.
Italia Racikan Luciano Spalletti di Euro 2024

Italia turun di Euro 2024 kemarin dengan status sebagai juara bertahan. Nyaris tersingkir di fase grup, tim racikan Luciano Spalletti lolos dramatis ke babak 16 besar berkat gol balasan menit-menit akhir Mattia Zaccagni ke gawang Kroasia.
Namun, langkah Italia langsung terhenti di 16 besar. Mereka kalah dari Swiss 0-2.
"Namun, untuk saat ini, mari kita tetap mendukung Luciano Spalletti. Sebab, menurut saya, dia adalah pelatih yang hebat. Saya rasa, dia telah melakukan yang terbaik di Euro 2024. Dengan pelatih lain, kita mungkin tidak akan lolos dari fase grup," pungkas Galeone.
Kontrak Spalletti sebagai pelatih Timnas Italia masih berlaku sampai Juli 2026. Meski gagal di Euro 2024, dia kabarnya akan tetap dipertahankan.
Namun, andai federasi sepak bola Italia memutuskan untuk berpisah dengan mantan pelatih Napoli tersebut, Allegri bisa menjadi salah satu kandidat yang layak dipertimbangkan.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Profil Youssouf Fofana, Calon Gelandang Box-to-box Anyar AC Milan
- Juan Cabal, Bek Kiri Baru Juventus yang Idolakan Sergio Ramos dan Cristiano Ronaldo
- Juan Cabal: Dulu Pakai Jersey KW Juventus, Kini Pakai yang Ori
- Transfer Tim Promosi Serie A: Parma Rekrut Kiper yang Tolak MU, Como bakal Gaet Varane
- 2 Thuram di Serie A
- Anak Zlatan Ibrahimovic Teken Kontrak Profesional di AC Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juan Cabal Kelar, Juventus Kebut Transfer Jean-Clair Todibo
Liga Inggris 19 Juli 2024, 19:46
-
Bukan Premier League atau Arab Saudi, Allegri Impikan Timnas Italia
Liga Italia 19 Juli 2024, 15:09
-
Juan Cabal: Dulu Pakai Jersey KW Juventus, Kini Pakai yang Ori
Liga Italia 19 Juli 2024, 13:36
LATEST UPDATE
-
Raphinha Lempar Peringatan ke Real Madrid dan Atletico: Barcelona Siap!
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 16:59
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 16:40
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:37
-
Pemain yang Bikin Chelsea Kelabakan, Harry Wilson Punya Sentuhan Magis!
Liga Inggris 8 Januari 2026, 16:27
-
Benarkah Ruang Ganti Real Madrid Retak?
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 15:54
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR