
Bola.net - Bentrok Romelu Lukaku dan Zlatan Ibrahimovic dalam duel Inter Milan vs AC Milan di Coppa Italia, Januari 2021 kemarin, akhirnya dijatuhi sanksi oleh federasi sepak bola Italia.
Kala itu Inter keluar sebagai pemenang dan layak lolos ke putaran berikutnya. Laga berjalan intens dan sengit, Lukaku dan Ibrahimovic terlibat perseteruan pribadi di lapangan.
Lukaku merasa mendapatkan hinaan rasial dari Ibrahimovic, sampai membawa-bawa nama ibunya. Namun, Ibrahimovic membantah keras bahwa dia melakukan pelecehan ras.
Kini bagaimana jadinya nasib kedua striker top ini?
Bagaimana insidennya?
Di pertandingan tersebut, menjelang akhir babak pertama, terdengar jelas bagaimana Ibrahimovic dan Lukaku saling mengumpat.
Keduanya pun dihukum kartu kuning karena perseteruan tersebut. Pertengkaran ini pun sampai dibawa ke ruang ganti di jeda paruh waktu.
Nahasnya Ibrahimovic kemudian dihukum kartu kuning kedua di babak kedua, jadilah dia diusir keluar lapangan.
Lukaku justru jadi pahlawan Inter dengan mencetak gol penyeimbang kedudukan, lalu Erisken menuntaskannya jadi 2-1 untuk kemenangan Inter.
Bukan rasisme, tapi tetap bersalah
Terkini, berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh federasi sepak bola Italia, diputuskan bahwa keduanya tidak terlibat masalah rasisme, tetapi tetap dianggap bersalah atas perilaku tidak sportif.
Untungnya mereka hanya akan dijatuhi sanksi berupa denda, bukan hukuman larangan bertanding atau semacamnya.
Lukaku dan Ibrahimovic dipersilakan mengajukan banding, tapi jika gagal hukuman mereka justru bisa lebih berat.
Karena itulah diduga keduanya akan membayar sanksi dan melupakan insiden ini.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Saingi Liverpool, Inter Milan Juga Kejar Aissa Mandi
- Perusahaan Porno Ini Ingin Jadi Sponsor Utama Inter Milan, Sikat Nggak Nih?
- Baru Satu Musim, Inter Milan Sudah Ingin Jual Arturo Vidal, Siapa Minat?
- Inter Milan Bakal Jadi Klub Sultan, Pangeran Arab Saudi Negosiasi untuk Beli Nerazzurri
- Apa Kabar Kontrak Cristiano Ronaldo, Juventus? Begini Kata Fabio Paratici
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bruno Fernandes: Taktik di Italia Selayaknya Universitas Olahraga
Liga Eropa UEFA 11 Maret 2021, 23:00
-
Manchester United vs AC Milan: Skuad Pioli Produktif, Tim Solskjaer Kokoh
Liga Eropa UEFA 11 Maret 2021, 19:37
-
Eks Kiper Sarankan Gianluigi Donnarumma Bertahan di AC Milan
Liga Italia 11 Maret 2021, 17:00
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 9 Januari 2026
Voli 9 Januari 2026, 09:43
-
Arteta Kecewa tapi Bangga: Arsenal Perlebar Jarak Jadi 6 Poin Meski Imbang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:36
-
Catatan Menarik Arsenal vs Liverpool: The Reds Jadi Batu Sandungan The Gunners
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:34
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 9 Januari 2026, 09:21
-
AC Milan dan Pelajaran Mahal Tentang Kedewasaan
Liga Italia 9 Januari 2026, 08:55
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 9 Januari 2026, 08:50
-
Kapan El Clasico di Final Piala Super Spanyol 2026: Barcelona vs Real Madrid
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 08:37
-
Jadwal Barca vs Madrid di Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 08:07
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR