
Bola.net - Eks pelatih Inter Milan Antonio Conte mengaku ia sekarang ini berada dalam posisi yang tak diinginkan dan menegaskan ia siap untuk menganggur sementara waktu ini.
Conte musim lalu berhasil membawa Inter jadi juara Serie A. Namun tak lama kemudian ia memutuskan cabut dari Giuseppe Meazza.
Pasalnya, ia tak sepakat dengan manajemen Inter yang disebut harus menjual beberapa pemainnya karena kesulitan finansial yang dialami klub. Setelah itu Conte pun sempat dikaitkan dengan beberapa klub.
Ia kemudian dikabarkan bakal segera merapat ke Tottenham. Akan tetapi ternyata Conte tak jadi menangani klub tersebut meski dikabarkan sempat bernegosiasi dengan manajemen Spurs.
Conte Siap Menganggur Dulu
Antonio Conte mengaku situasinya sekarang ini sungguh tidak terduga. Ia mengaku sejatinya mengharapkan untuk bisa menangani klub lain setelah cabut dari Inter Milan.
Namun Conte bisa menerima situasi tersebut. Dan sekarang ia pun siap untuk menepi dari lapangan hijau untuk semusim.
"Ini akan menjadi tahun di mana saya akan mencoba untuk belajar dan terus menyelidiki situasi tertentu," tutur Conte pada Radio Anch’io Sport.
"Saya ingin memanfaatkan situasi yang tidak diinginkan ini, tetapi tidak apa-apa. Saya akan memanfaatkan waktu untuk bersama keluarga dan menonton sepak bola, yang selalu berkembang dan terus berlanjut," serunya.
Alasan tak Jadi ke Tottenham
Antonio Conte sebelumnya angkat bicara terkait kegagalannya gabung Tottenham. Ia mengaku batal merapat ke klub London itu bukan karena masalah uang.
"Secara umum, saya sangat menyukai tantangan," buka Conte kepada Gazzetta Dello Sport.
"Saya menerima banyak sekali tantangan dalam karir saya. Bahkan klub-klub top yang saya tangani sebelumnya bukan unggulan juara ketika saya pertama kali datang," serunya.
"Jika ada sesuatu yang di mata saya tidak meyakinkan, maka saya lebih memilih untuk tidak menerima tawaran itu, terlepas dari masalah uang," terang Conte.
(Radio Anch’io Sport)
Baca Juga:
- Ditolak Conte dan Gattuso Gagal, Manuver 'Gila' Tottenham Dekati Ernesto Valverde
- Prediksi Antonio Conte Soal Kiprah Italia di Euro 2020
- Pengakuan Antonio Conte Soal Kepergiannya dari Inter Milan
- Resmi, Mantan Asisten Antonio Conte Jadi Pelatih Baru Persija Jakarta
- Target Meleset dari Antonio Conte ke Paulo Fonseca, Tottenham Banjir Ejekan dari Netizen
- Kisah Tottenham Mencari Manajer: Inginnya Antonio Conte, Dapatnya Paulo Fonseca
- Gantikan Antonio Conte, Simone Inzaghi Dianggap Ideal untuk Inter Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kolapsnya Eriksen di Euro 2020 Membuat Antonio Conte Ikut Terguncang
Piala Eropa 21 Juni 2021, 19:59
-
Cabut dari Inter dan Gagal ke Tottenham, Conte Bakal Menganggur Setahun
Liga Italia 21 Juni 2021, 19:31
-
Prediksi Antonio Conte Soal Kiprah Italia di Euro 2020
Piala Eropa 11 Juni 2021, 10:11
-
Pengakuan Antonio Conte Soal Kepergiannya dari Inter Milan
Liga Italia 11 Juni 2021, 09:45
LATEST UPDATE
-
5 Alasan Arsenal Bakal Kalahkan Tottenham di Derby London Utara Malam Ini
Liga Inggris 22 Februari 2026, 14:28
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:52
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 2 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 22 Februari 2026, 12:51
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR