
Bola.net - Tottenham sangat sibuk jelang Premier League musim 2021/2022. Sebab, Tottenham belum punya manajer dan kini tengah melakukan manuver 'gila' dengan mendekati tiga orang sekaligus.
Tottenham memecat Jose Mourinho pada April 2021 lalu. Setelah itu, mereka menunjuk Ryan Mason sebagai manajer sementara. Mason hanya bertugas hingga akhir musim 2020/2021.
Setelah masa kerja Mason berakhir, Tottenham dikaitkan dengan banyak manajer. Nama-nama seperti Nuno Espirito Santo hingga Rafael Benitez sempat dikaitkan bakal merapat. Namun, tidak ada proses negosiasi dengan dua kandidat itu.
Ditolak Conte dan Situasi Rumit Gattuso
Tottenham secara resmi menjalin komunikasi dengan Antonio Conte, usai sang pelatih mundur dari Inter Milan. Tottenham ingin menduetkan Fabio Paratici, yang ditunjuk sebagai direktur olah raga, dengan Conte pada musim 2021/2022.
Namun, Conte menolak tawaran dari Tottenham. Conte tidak merasa ada ambisi untuk menjadi juara yang ditawarkan pihak klub.
Setelah ditolak Conte, The Lily White sempat mendekati Paulo Fonseca. Namun, tidak ada kesepakatan dengan pelatih yang dipecat AS Roma dan posisinya digantikan dengan Jose Mourinho itu.
Tottenham kemudian berbicara dengan Jorge Mendes untuk memakai Gennaro Gattuso sebagai manajer baru. Namun, situasi cukup rumit dan ada banyak penolakan dari internal klub dan suporter. Gattuso dipastikan tidak ke Tottenham.
Dekati Ernesto Valverde
Situasi 'gila' di Tottenham masih berlanjut. Setelah tiga kali gagal mendapat manajer baru, Tottenham kini mendekati mantan pelatih Barcelona yakni Ernesto Valverde.
Usai dipecat Barcelona pada Januari 2020, Valverde belum melatih klub mana pun. Dikutip dari Fabrizio Romano, ada upaya dari Tottenham untuk mendekati Valverde tetapi belum ada langkah yang signifikan.
Valverde punya reputasi yang cukup bagus. Pria berusia 57 tahun itu pernah menjadi juara di La Liga dan Liga Yunani. Valverde jelas bukan pelatih kaleng-kaleng di pentas Eropa.
2 Kandidat Lain
Masih merujuk laporan Romano, selain Valverde, masih ada dua nama lain yang didekati Tottenham. Dua nama tersebut yakni Ralf Rangnick dan Erik ten Hag.
Rangnick punya reputasi besar di Jerman, dengan RB Leipzig sebagai salah satu karya besarnya. Dia sempat dikaitkan bakal jadi pelatih AC Milan sebelum akhirnya Stefano Pioli mendapat kepercayaan penuh.
Sementara, Erik ten Hag punya dua gelar juara Eredivisie bersama Ajax. Pelatih 51 tahun itu masuk dalam kadidat. Tapi, kata Romano, baik Ten Hag, Valverde, maupun Rangnick, semuanya berada dalam situasi rumit.
"Gila, tapi balapan masih terbuka," kata Romano.
Sumber: Fabrizio Romano
Baca Ini Juga:
- Bukan Locatelli, Liverpool Lebih Tertarik Domenico Berardi
- Chelsea Siapkan Dua Pemain Buat Rekrut Hakimi, Kurang Menggiurkan Apalagi?
- Varane Terlalu Mahal? Ada yang Lebih Murah Lho, MU!
- Arsenal dalam Misi Merekrut Martin Odegaard Lagi, James Maddison Jadi Alternatif
- Pendapat Mikel Arteta Soal James Maddison, Bikin Arsenal Gerak!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Antonio Conte Soal Kiprah Italia di Euro 2020
Piala Eropa 11 Juni 2021, 10:11
-
Pengakuan Antonio Conte Soal Kepergiannya dari Inter Milan
Liga Italia 11 Juni 2021, 09:45
-
Bukan Karena Uang, Ini Penyebab Antonio Conte Tolak Pinangan Tottenham
Bola Indonesia 10 Juni 2021, 17:48
-
Resmi, Mantan Asisten Antonio Conte Jadi Pelatih Baru Persija Jakarta
Bola Indonesia 10 Juni 2021, 17:06
LATEST UPDATE
-
David Raya Ajak Arsenal Nikmati Kesempatan Besar di Liga Champions
Liga Champions 7 April 2026, 20:05
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Real Madrid vs Bayern Munchen?
Liga Champions 7 April 2026, 18:26
-
Live Streaming UCL: Sporting vs Arsenal
Liga Champions 7 April 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32























KOMENTAR