Bola.net - Gianluigi Buffon sudah resmi kembali ke Juventus setelah hanya satu musim memperkuat PSG. Bagi kiper 41 tahun Italia mantan kapten Juventus tersebut, transfer ini terbilang sangat mengejutkan.
Buffon sejatinya sama sekali tak menyangka kalau dia akan kembali ke Turin. Hal ini diungkapkan oleh sang agen Silvano Martina.
"Kembalinya di ke Juve sama sekali tak disangka," paparnya kepada Radio Bianconera, seperti dikutip Football Italia.
"Kami sedang mengevaluasi tawaran-tawaran lain ketika ada panggilan dari Juventus. Saya bicara dengannya, dan itu adalah solusi ideal, baik dari segi emosional maupun untuk keluarganya."
"Kembali ke Juventus, buat seorang yang selalu mendukung Bianconeri sepenuh hati, adalah yang terbaik yang bisa diharapkannya."
Kepindahan ke PSG, meski hanya satu musim, bukannya tak bermakna apa-apa. Pasalnya, kepindahan itulah yang membuat Buffon bisa kembali ke Turin.
"Saya sangat senang dia ke PSG. Andai dia pensiun tahun lalu, dia takkan bisa kembali ke Juventus. Dia mendapatkan pengalaman indah di Paris," imbuh Silvano Martina.
Di Juventus kali ini, Buffon takkan lagi memakai nomor punggung 1. Dia telah memilih nomor 77.
Scroll terus ke bawah.
Representasi Sejarah Buffon di Parma

Sebelum periode pertamanya di Juventus, Buffon adalah kiper Parma periode 1995-2001. DI klub itulah dia mengawali karier profesionalnya.
Salah satu nomor yang pernah dipakai Buffon semasa di Parma adalah nomor 77.
"Saya berpikir mengenai memakai nomor 77. Ini mewakili sejarah saya. Saya memakainya di Parma dan nomor ini membawa keberuntungan, saya sangat menyukainya," papar Buffon kepada Sky Sport Italia beberapa waktu lalu.
"Saya hanya ingin sedikit membantu tim. Sudah benar jika kiper utama, Szczesny memakai nomor 1. Dan untuk posisi kapten kami punya pemain hebat seperti Giorgio Chiellini."
"Saya tidak ada di sini hanya untuk mendapat sedikit kesempatan tampil, Juventus memiliki hierarki yang jelas, dan saya akan memastikan bahwa saya siap mengambil setiap kesempatan yang datang," tegasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tolak MU dan Barcelona, Matthijs De Ligt Hanya Inginkan Juventus
Liga Italia 6 Juli 2019, 19:20
-
Benarkah Buffon Kembali untuk Patahkan Rekor Paolo Maldini?
Liga Italia 6 Juli 2019, 11:48
-
Cerita di Balik Kembalinya Gianluigi Buffon ke Juventus
Liga Italia 6 Juli 2019, 11:19
-
75 Juta Euro Plus Bale atau Isco dari Real Madrid untuk Paul Pogba
Liga Spanyol 6 Juli 2019, 10:59
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR