
Bola.net - AC Milan mengawali musim dengan impresif di bawah Ruben Amorim setelah mencatatkan tujuh pertandingan tanpa kekalahan di Serie A. Kemenangan 3-2 atas Atalanta semakin memperkuat optimisme bahwa Rossoneri bisa memperbaiki hasil setelah finis di peringkat kelima musim lalu.
Namun, situasi berbeda dialami Christian Pulisic. Penyerang asal Amerika Serikat itu baru mengoleksi satu gol dan satu assist dalam empat pertandingan setelah sempat dicadangkan pada tiga laga awal akibat cedera yang dialaminya pada musim panas.
Penampilan Pulisic saat menghadapi Atalanta kembali memunculkan pertanyaan tentang perannya di Milan. Di tengah performa tim yang terus membaik, kontribusinya justru belum sebanding dengan pemain lain, sementara posisinya di Timnas Amerika Serikat juga mulai menghadapi ketidakpastian.
Intip ketatnya persaingan Serie A/Liga Italia melalui klasemen Serie A/Liga Italia di sini.
Pulisic Kesulitan Menemukan Performa Terbaik
Pulisic tampil sebagai starter saat Milan menghadapi Atalanta dan bermain selama 75 menit. Namun, ia kesulitan memberikan ancaman berarti, gagal menyelesaikan satu dribel, dan kehilangan penguasaan bola sebanyak empat kali.
Situasi tersebut kontras dengan penampilan Adrien Rabiot yang tampil produktif di lini serang. Gelandang Prancis itu menciptakan empat peluang serta menyumbangkan satu gol dan satu assist.
Laga tersebut juga menjadi pertandingan ketiga secara beruntun di semua kompetisi ketika Pulisic gagal mencatatkan kontribusi gol. Dalam 264 menit bermain di Serie A musim ini, statistiknya juga belum meyakinkan, terutama dalam jumlah tembakan dan kontribusi menyerang per 90 menit.
Posisi di Timnas Amerika Serikat Ikut Terancam
Kesulitan Pulisic di level klub datang pada saat posisinya di Timnas Amerika Serikat juga dipertanyakan. Penampilannya pada musim panas lalu belum memuaskan, sementara cedera yang dialaminya di Piala Dunia 2026 turut mengganggu kiprahnya di turnamen tersebut.
Pulisic tidak masuk dalam kelompok pemain senior yang dipanggil untuk rangkaian laga persahabatan pada September dan Oktober. Dalam empat pertandingan yang berakhir dengan kemenangan bagi AS, sejumlah pemain muda justru berhasil mencuri perhatian.
Cavan Sullivan, Julian Hall, Mathis Albert, dan Adri Mehmeti menunjukkan potensi mereka. Sebastian Berhalter dan Gio Reyna juga tampil menjanjikan, membuat persaingan untuk mendapatkan tempat di tim nasional semakin ketat.
Pelatih Mauricio Pochettino kini menghadapi keputusan penting menjelang perempat final Concacaf Nations League pada November. Jika kembali memanggil Pulisic, ia perlu memastikan sang pemain siap memberikan kontribusi maksimal dalam pertandingan dua leg melawan Haiti.
Yunus Musah Justru Menikmati Kebangkitan
Berbeda dengan Pulisic, rekan setimnya di Milan sekaligus tim nasional, Yunus Musah, justru menunjukkan perkembangan positif di bawah Amorim. Gelandang berusia 23 tahun itu mulai mendapatkan kesempatan bermain secara konsisten setelah dua tahun mengalami kesulitan menjaga kontinuitas penampilan.
Musah juga bermain selama 75 menit saat melawan Atalanta. Ia menyelesaikan 55 dari 56 umpan, melepaskan satu tembakan, dan melakukan empat aksi bertahan dalam penampilan yang seimbang.
Performa tersebut turut memperkuat peluang Musah untuk menjadi bagian penting dalam rencana Pochettino ke depan. Konsistensi bermain di level tertinggi menjadi modal berharga bagi gelandang tersebut dalam menghadapi persaingan di tim nasional.
Bagi Pulisic, tantangan berikutnya adalah membuktikan bahwa dirinya masih layak menjadi pemain kunci Milan dan Amerika Serikat. Dengan Piala Dunia 2030 sebagai salah satu target jangka panjang, ia perlu segera meningkatkan kontribusi agar tidak semakin tertinggal dari para pesaingnya.
Sumber: Sports Illustrated
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Christian Pulisic Masih Minim Kontribusi di Tengah Kebangkitan AC Milan
Liga Italia 19 Oktober 2026, 15:39
-
Ruben Amorim Sebut AC Milan Terus Berkembang meski Sempat Kesulitan Lawan Atalanta
Liga Italia 19 Oktober 2026, 11:10
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Menang 3-2 atas Atalanta: Adrien Rabiot Tampil Berkelas
Liga Italia 19 Oktober 2026, 05:58
-
Man of the Match Milan vs Atalanta: Adrien Rabiot
Liga Italia 19 Oktober 2026, 04:59
LATEST UPDATE
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
-
Unai Emery Tutup Pintu untuk Gabung Manchester United
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:52
-
Michael Carrick Pimpin Sesi Latihan MU Hari Ini, Gak Jadi Dipecat?
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:42
-
Mikel Arteta Ingatkan Arsenal, Fleetwood Town Bisa Jadi Ancaman di Carabao Cup
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:22
-
Prediksi Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:02
-
Michael Carrick Selamat dari Pemecatan, Manchester United Masih Beri Kesempatan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 13:42
-
Link Live Streaming PSS vs Borneo FC di BRI Super League
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 13:27
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR