Bola.net - Merasa pencapaian Juventus terus diremehkan, Antonio Conte meradang dan kembali membuka perseteruan dengan AS Roma dan sang pelatih, Rudi Garcia.
Perang verbal antara Garcia dan Conte memang berlangsung panas pekan ini, terutama dengan kedua tim masih bersaing di putaran terakhir Serie A. Dan setelah menggebuk Sassuolo untuk menjauh delapan poin kembali dari Giallorossi, Conte mengumbar serangannya.
"Saya dengar orang mengatakan Roma melakukan sesuatu yang maha hebat. Saya katakan kami delapan poin di depan Roma dan masuk semifinal Liga Europa. Jika Roma maha hebat, maka saya tak bisa menemukan kata-kata untuk menggambarkan Juventus," sindirnya.
Eks pelatih Siena itu menambahkan tudingan media Italia sudah bersikap anti-Juve. "Jika kami menjuarai Liga Europa, maka itu disebut trofi tak berguna. Jika kami kalah, maka orang-orang akan mengatakan Juve tak siap di Eropa. Jika kami mencapai sesuatu, orang-orang menganggap itu adalah hal normal," keluhnya.
Conte menutup komentarnya dengan 'nasehat' untuk Garcia: "Mereka harus hati-hati dengan apa yang mereka katakan, karena Roma dan Garcia justru mengalami kemunduran dengan melahap kultur kecurigaan akan 'bantuan' dan lawan tak tampil sepenuh hati (lawan Juve)." [initial]
(tri/row)
Perang verbal antara Garcia dan Conte memang berlangsung panas pekan ini, terutama dengan kedua tim masih bersaing di putaran terakhir Serie A. Dan setelah menggebuk Sassuolo untuk menjauh delapan poin kembali dari Giallorossi, Conte mengumbar serangannya.
"Saya dengar orang mengatakan Roma melakukan sesuatu yang maha hebat. Saya katakan kami delapan poin di depan Roma dan masuk semifinal Liga Europa. Jika Roma maha hebat, maka saya tak bisa menemukan kata-kata untuk menggambarkan Juventus," sindirnya.
Eks pelatih Siena itu menambahkan tudingan media Italia sudah bersikap anti-Juve. "Jika kami menjuarai Liga Europa, maka itu disebut trofi tak berguna. Jika kami kalah, maka orang-orang akan mengatakan Juve tak siap di Eropa. Jika kami mencapai sesuatu, orang-orang menganggap itu adalah hal normal," keluhnya.
Conte menutup komentarnya dengan 'nasehat' untuk Garcia: "Mereka harus hati-hati dengan apa yang mereka katakan, karena Roma dan Garcia justru mengalami kemunduran dengan melahap kultur kecurigaan akan 'bantuan' dan lawan tak tampil sepenuh hati (lawan Juve)." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marotta Tolak Wacana Tukar Pogba Dengan Bale
Liga Italia 29 April 2014, 23:35
-
Tevez Cuma Pikirkan Scudetto Bukan Top Skor
Liga Italia 29 April 2014, 18:40
-
Conte: Perjuangan Belum Selesai
Liga Italia 29 April 2014, 16:56
-
Conte Kembali Serang Garcia dan Roma
Liga Italia 29 April 2014, 15:29
-
Zidane Rayu Pogba Gabung Madrid?
Liga Spanyol 29 April 2014, 13:17
LATEST UPDATE
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR