Bola.net - Antonio Conte mengatakan bahwa keputusan untuk melepas Mauro Icardi dan Radja Nainggolan bukan berasal dari dirinya melainkan merupakan keputusan manajemen Inter Milan.
Icardi dan Nainggolan merupakan pilar penting Inter. Akan tetapi belakangan nasibnya di Giuseppe Meazza tidak jelas.
Inter disebut ingin menjual Icardi. Beberapa pekan belakangan ini santer disebut pemain asal Argntina itu akan dikorbankan agar mereka bisa mendatangkan Romelu Lukaku dari Manchester United.
Nainggolan juga disebut sempat ditawarkan pada United agar bisa mendapatkan jasa Lukaku. Namun pemain asal Belgia berdarah Indonesia itu juga dikabarkan sempat ditawarkan ke Barcelona untuk dibarter dengan Arturo Vidal.
Masa depan kedua pemain itu akhirnya menjadi jelas. Inter mengkonfirmasikan bahwa kedua pemain itu akan mereka lepas pada musim panas ini.
Konfirmasi itu dilontarkan oleh CEO Inter, Beppe Marotta. "Mereka [Icardi dan Nainggolan] tidak masuk dalam rencana kami," beber Marotta kepada Sky Sport Italia belum lama ini.
"Kami sudah menyampaikan hal ini kepada mereka, dan kami tetap menghormati mereka sebagaimana adanya."
Bukan Saya
Conte menjalani sesi konferensi pers perdananya bersama Inter pada hari Minggu (07/07) kemarin. Pada kesempatan itu ia ditanya apa alasannya melepas Icardi dan Nainggolan.
Conte mengaku ia sebenarnya tak ikut membuat keputusan melepas keduanya. Namun ia percaya bahwa klub memang telah membuat keputusan terbaik bagi Inter.
“Sehubungan dengan Icardi dan Nainggolan, klub punya cukup waktu untuk mengevaluasi situasi dan membuat keputusan. Yang saya lakukan hanyalah mendukung visi klub," akunya seperti dilansir Football Italia.
"Pelatih dan klub harus bekerja sebagai satu kesatuan dan kami sepenuhnya bersatu dalam hal ini,” sambung Conte.
Suka Tantangan
Arsitek berusia 49 tahun ini secara mengejutkan menerima lamaran Inter pada musim panas ini. Ia pu ditanya apa alasannya mau menerima tawaran dari Nerrazzuri.
Padahal Inter sempat terpuruk sebelumnya. Tugas membangkitkan Nerrazzuri pun terkenal tidak mudah. Namun Conte mengatakan bahwa ia menerima tawaran itu karena ia suka dengan tantangan yang sulit.
“Ini jalan yang sulit, tetapi juga jalan yang menarik. Sebagian besar dari kita menjalani hidup kita untuk jenis tantangan seperti ini, yang sangat sulit untuk dicapai. Ini adalah tantangan yang sulit bagi saya, tetapi juga yang terbaik," tuturnya.
“Saya suka tantangan-tantangan itu di mana Anda memiliki peluang satu persen untuk menang dan bekerja keras untuk satu persen itu," sambung Conte.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perbedaan Besar Premier League dengan Serie A Menurut Antonio Conte
Liga Inggris 8 Juli 2019, 10:40
-
Musim Depan Inter Akan Pakai Formasi Tiga Bek
Liga Italia 8 Juli 2019, 01:56
-
Perjumpaan Dengan Juventus Akan Menjadi Emosional Bagi Conte
Liga Italia 8 Juli 2019, 01:05
-
Antonio Conte Ingin Inter Milan Banyak Kerja Keras dan Kurangi Bicara
Liga Italia 7 Juli 2019, 22:42
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR