Bola.net - Antonio Conte bertekad membawa Inter Milan menyamai level Juventus dan untuk melakukannya ia ingin anak-anak asuhnya tak banyak omong dan hanya fokus untuk bekerja keras.
Inter terus berusaha untuk berbenah beberapa musim belakangan ini. Usaha mereka membuahkan hasil dengan kesuksesan masuk ke Liga
Champions musim depan setelah beberapa musim sebelumnya absen dari kompetisi terbesar di Eropa itu.
Inter pun berusaha untuk berbenah dengan lebih serius lagi. Mereka berusaha membangun skuat yang lebih kuat dengan dipimpin oleh Conte.
Eks pelatih Timnas Italia ini pun diharap bisa membawa Inter kembali berjaya seperti sebelumnya. Nerrazurri diharap bisa berprestasi kembali baik di level domestik maupun Eropa.
Conte pun mengaku siap untuk melakukan tugas berat tersebut. Namun ia menegaskan jalan menuju kejayaan tidaklah mudah.
“Ini musim panas, ini adalah waktunya pembicaraan, tetapi saya merasa kita harus berbicara lebih sedikit dan bekerja lebih keras. Kita harus ganas dan fokus pada tujuan kita, memberikan stabilitas kepada tim dengan semangat pengorbanan," serunya seperti dilansir Football Italia.
“Jika kita ingin memiliki musim yang penting sebagai protagonis, maka kita harus memiliki karakteristik itu. Adalah tugas kami untuk meninggalkan lapangan setiap akhir pekan dengan jersey yang basah oleh keringat," tegas Conte.
Simak lanjutannya di bawah Bolaneters
Jembatan Jarak
Saat ini Juventus merupakan penguasa di kompetisi domestik Italia. Mereka memenangi Scudetto dalam delapan musim terakhir.
Selain Juve, ada juga Napoli yang berkembang menjadi penantang gelar juara tiap musimnya. Conte sadar bahwa saat ini level Inter masih jauh di bawah kedua tim itu. Ia pun bertekad untuk membawa Nerrazurri menipiskan jarak dengan kedua tim tersebut.
“Saya adalah orang yang tidak menetapkan batasan dan saya juga tidak ingin orang lain melakukannya. Itu kalau tidak hanya akan menciptakan alibi untuk semua orang memasuki musim," ucapnya.
“Bukan rahasia lagi bahwa ada kesenjangan yang sangat besar sekarang antara Inter dan Juventus, sementara Napoli juga menunjukkan diri mereka untuk konsisten. Kita harus menjembatani celah itu dan mulai dengan ambisi untuk memberikan yang terbaik, jadi kita mengakhiri musim tanpa saling tuduh atau penyesalan," seru Conte.
Ekspektasi yang Sama
Sebelumnya Conte mengungpkan apa alasan dirinya ditunjuk menangani Inter. Ia menyebut manajemen Nerrazurri dan dirinya memiliki visi yang sama.
"Tidak sembarang orang bisa melatih tim ini, dan tentu para fans [Inter] bertanya-tanya, mengapa saya yang dipilih?"
"Saya rasa jawabannya adalah kami memiliki ambisi yang sama, rasa tak kenal takut yang sama, rasa lapar dan juga determinasi yang sama. Ini adalah giliran saya, dan saya saat ini berada di sini, di Inter" tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Antonio Conte Ingin Inter Milan Banyak Kerja Keras dan Kurangi Bicara
Liga Italia 7 Juli 2019, 22:42
-
Bagi Antonio Conte, Memilih Inter Milan itu Mudah
Liga Italia 7 Juli 2019, 22:01
-
Dibuang Juventus, Gonzalo Higuain Merapat ke Roma
Liga Italia 7 Juli 2019, 18:49
-
Tolak MU dan Barcelona, Matthijs De Ligt Hanya Inginkan Juventus
Liga Italia 6 Juli 2019, 19:20
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR