Bola.net - - Winger Juventus Douglas Costa mengaku dirinya dan rekan-rekannya di pernah harus mengalah di pertandingan melawan , agar bisa pulang dari stadion dengan selamat.
Pertandingan tersebut menurut Costa digelar pada tahun 2009 silam. Ia pun menceritakannya melalui sebuah wawancara bersama stadion televisi Fox.
Winger berusia 27 tahun ini mengaku saat itu Gremio bertanding melawan Flamengo yang memainkan para pemain lapis keduanya. Saat babak pertama berakhir, kedua tim bermain imbang 1-1.
"Selama jeda, sebuah berita datang bahwa saingan bersejarah kami Internacional hampir memenangkan gelar Brasileiro. Kami membuat beberapa perubahan dan saya akan menggiring bola dari satu sisi ke sisi lain, tapi selalu jauh dari gawang lawan. Saya harus bermain untuk menghindari kemenangan," kenangnya seperti dilansir Football Italia.
"Pada akhirnya, Flamengo mengalahkan kami 2-1 dan membuat Maracana meledak dengan sukacita. Para direktur masuk ke ruang ganti dan mengatakan bahwa kami dapat melakukan apa yang kami inginkan, tanggung jawab kami adalah milik kami," terang Costa.
"Mereka bilang kalau kami menang, orang-orang pasti sudah lari ke bandara dan tak akan membiarkan kami pergi. Penggemar Gremio pasti ingin membunuh kami," klaimnya.
"Itu akan menjadi noda nyata bagi sejarah Gremio agar kita memberi gelar Internacional. Jika kami mengalahkan Flamengo, kami pasti sudah mati," serunya.
Costa meninggalkan Gremio pada tahun 2010. Ia pindah ke klub Ukraina, Shakhtar Donetsk. Pada tahun 2015, ia pindah ke Bayern Munchen. Ia lantas dipinjamkan ke Juventus sejak tahun 2017.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juve Punya Tim Hebat, Khedira Yakin Bisa Pecundangi Napoli
Liga Italia 21 Februari 2018, 21:24
-
Khedira Buka Kemungkinan Mudik ke Bundesliga
Liga Italia 21 Februari 2018, 20:57
-
Arsenal Sudah Hubungi Bek Juventus, Daniele Rugani
Liga Inggris 21 Februari 2018, 10:10
-
Costa Pernah Sengaja Mengalah Demi Selamatkan Nyawanya di Brasil
Liga Italia 21 Februari 2018, 01:35
-
Juventus Lirik Gelandang Muda Roma
Liga Italia 20 Februari 2018, 15:23
LATEST UPDATE
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
-
Barcelona Ukir Sejarah di Piala Super Spanyol usai Bantai Athletic Club 5-0
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 11:06
-
Debut Darren Fletcher di Man Utd: Sepak Bola Menyerang Sudah Terlihat
Liga Inggris 8 Januari 2026, 10:24
-
Pemain Terbaik dan Terburuk dari Laga Parma vs Inter di Ennio Tardini
Liga Italia 8 Januari 2026, 10:11
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 8 Januari 2026
Voli 8 Januari 2026, 09:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR