Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan

Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu memberikan arahan kepada pemainnya saat melawan AS Roma, 6 April 2026 di laga Serie A. (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Cristian Chivu menjalani musim debut yang impresif sebagai pelatih Inter Milan di San Siro. Performa tim meningkat signifikan di bawah arahannya sejak awal musim.

Pelatih berusia 45 tahun itu berhasil membawa Inter tampil konsisten di berbagai kompetisi. Hal ini membuat klub berada dalam posisi yang sangat menguntungkan di Serie A.

Keputusan Beppe Marotta menunjuk Chivu sebagai pengganti Simone Inzaghi sempat menuai tanda tanya. Namun sejauh ini, keputusan tersebut terbukti tepat.

Inter Milan bahkan berpeluang meraih gelar lebih cepat jika hasil pertandingan mendukung. Situasi ini menunjukkan dampak besar dari kepemimpinan Chivu.

1 dari 4 halaman

Performa Gemilang Inter Milan

Nicolo Barella dan Marcus Thuram merayakan kemenangan Inter Milan atas Cagliari di lanjutan Serie A, 18 April 2026. (c) AP Photo/Luca Bruno

Nicolo Barella dan Marcus Thuram merayakan kemenangan Inter Milan atas Cagliari di lanjutan Serie A, 18 April 2026. (c) AP Photo/Luca Bruno

Menurut Corriere dello Sport via FCInterNews, Chivu tampil sangat baik di hampir semua aspek. Ia berhasil mengangkat performa tim sejak awal musim.

Inter Milan kini unggul 12 poin di puncak klasemen Serie A. Dengan lima laga tersisa, peluang juara semakin terbuka lebar.

Selain itu, Inter juga masih bersaing di Coppa Italia. Mereka hanya berjarak 90 menit untuk mencapai partai final.

2 dari 4 halaman

Perubahan di Dalam Skuad

Selebrasi Denzel Dumfries dan pemain Inter Milan usai mencetak gol ke gawang Como 1907, pada 13 April 2026 di lanjutan Serie A. (c) dok.Inter.it

Selebrasi Denzel Dumfries dan pemain Inter Milan usai mencetak gol ke gawang Como 1907, pada 13 April 2026 di lanjutan Serie A. (c) dok.Inter.it

Chivu datang saat Inter Milan sedang dalam kondisi kurang stabil. Kekalahan di final Liga Champions musim lalu masih memberi dampak psikologis.

Namun pelatih asal Rumania itu berhasil memperbaiki suasana ruang ganti. Ia membangun kembali kepercayaan antar pemain.

Salah satu contoh adalah hubungan Hakan Calhanoglu dan Lautaro Martinez. Keduanya yang sempat bersitegang kini kembali harmonis.

3 dari 4 halaman

Tantangan di Laga Besar

Pemain Inter Milan Hakan Calhanoglu (tengah) merayakan gol bersama rekan-rekan setimnya pada laga Serie A/Liga Italia antara Inter vs Roma di Milan, Italia, Minggu, 5 April 2026 (c) AP Photo/Luca Bruno

Pemain Inter Milan Hakan Calhanoglu (tengah) merayakan gol bersama rekan-rekan setimnya pada laga Serie A/Liga Italia antara Inter vs Roma di Milan, Italia, Minggu, 5 April 2026 (c) AP Photo/Luca Bruno

Meski tampil dominan di banyak pertandingan, Chivu masih memiliki kelemahan. Ia belum sepenuhnya konsisten di laga-laga besar.

Beberapa hasil penting belum berpihak kepada Inter Milan di momen krusial. Hal ini menjadi catatan penting bagi sang pelatih.

Chivu berencana memperbaiki aspek tersebut pada musim berikutnya. Fokus utama adalah meningkatkan performa di pertandingan bertekanan tinggi.

Sumber: Sempre Inter

4 dari 4 halaman

Klasemen Serie A


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL