
Bola.net - Masa depan kursi kepelatihan AC Milan tengah menjadi sorotan utama para penggemar. Situasi sulit di papan atas kompetisi ini sukses memancing perhatian sosok Davide Ancelotti.
Manajemen Rossoneri kabarnya mulai mempertimbangkan manajer baru untuk musim panas mendatang. Performa tim yang tidak stabil memaksa mereka segera mengevaluasi posisi Massimiliano Allegri.
Nama Vincenzo Italiano sejatinya santer dikabarkan menjadi kandidat terkuat pada saat ini. Namun, Davide perlahan ikut meramaikan bursa pelatih dengan hasrat terpendam yang sangat besar.
Keluarga Ancelotti memang memiliki ikatan sejarah amat kuat bersama raksasa kota mode tersebut. Fakta historis ini membuat wacana kepulangannya sebagai pelatih kepala terasa sangat masuk akal.
Kenangan Pahit Yokohama dan Cinta Masa Kecil
Kecintaan Davide kepada Milan sudah tumbuh sejak kecil. Ia mengaku mengikuti perjalanan klub dengan penuh emosi sebagai seorang tifosi.
Kenangan paling membekas datang saat Milan kalah dari Boca Juniors di final Piala Dunia Antarklub di Yokohama. Kekalahan itu bahkan membuatnya menangis.
"Apakah saya seorang pendukung Milan? Sebelum memulai karier ini, sangat mendukung mereka," ungkap Davide Ancelotti kepada La Gazzetta dello Sport.
"Saya tidak malu untuk mengatakan bahwa, sebagai penggemar, saya menangis di Yokohama setelah kekalahan melawan Boca Juniors," imbuhnya.
Kisah Debut Bersama Pato di Laga Persahabatan
Karier Davide sebagai pemain memang tidak terlalu menonjol. Namun, ia masih menyimpan pengalaman unik ketika mendapat kesempatan tampil bersama skuad utama Milan.
Momen itu terjadi dalam laga persahabatan melawan Dynamo Kiev, yang juga menjadi debut Alexandre Pato bersama Rossoneri. Davide justru mengenang pertandingan tersebut lewat sebuah insiden lucu.
"Seorang gelandang seperti ayah saya, yang bahkan membiarkan saya bermain beberapa menit dalam laga persahabatan bersama AC Milan melawan Dynamo Kiev," kenang Davide Ancelotti.
"Itu adalah pertandingan pertama Pato untuk Rossoneri, dan saya mendapat teguran dari Valerio Fiori karena umpan balik bunuh diri yang memaksanya keluar dari gawang," tuturnya.
Ambisi Melatih Milan
Tekanan terhadap Massimiliano Allegri terus meningkat menjelang akhir musim. Bahkan jika Milan berhasil mengamankan tiket Liga Champions, posisinya disebut belum sepenuhnya aman.
Situasi itu membuka peluang bagi sejumlah nama baru, termasuk Davide Ancelotti yang kini aktif sebagai asisten pelatih. Ia pun mengaku siap jika suatu saat dipercaya menangani klub yang dicintainya sejak kecil.
"Apakah saya akan melatih Milan seperti yang ayah saya lakukan? Tentu saja, dan saya juga merasa siap untuk melakukannya," tegas Davide Ancelotti.
"Apakah ia menelepon kami sebelum menandatangani kontrak untuk Milan? Dalam sepak bola, itu normal, sama seperti yang dilakukan Xabi Alonso sebelum mengambil alih dari Ancelotti di Real Madrid," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Lapor UEFA, Barcelona Siapkan Langkah Hukum
Liga Spanyol 13 Mei 2026, 10:56
-
Prediksi Man City vs Crystal Palace 14 Mei 2026
Liga Inggris 13 Mei 2026, 10:17
-
Howard Webb Bela Keputusan VAR dalam Kontroversi Arsenal vs West Ham
Liga Inggris 13 Mei 2026, 09:57
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24





















KOMENTAR