Bola.net - - AS Roma kalah 1-3 melawan sang rival sekota Lazio di giornata 34 Serie A 2016/17, Minggu (30/4). Gelandang Roma Daniele De Rossi mengatakan kalau Lazio pantas mendapatkan ucapan selamat.
Lazio unggul melalui gol Keita di menit 12, lalu Roma membalas lewat penalti De Rossi di penghujung babak pertama. Roma tumbang setelah Lazio menambah dua gol di babak kedua lewat Dusan Basta menit 50 dan Keita lagi di menit 85.
Menurut De Rossi, kekalahan ini menyesakkan, tapi tak dapat dihindarkan.
"Kekalahan ini patut disesali, karena kami mendapatkannya seperti di beberapa laga lainnya. Kami membiarkan mereka bermain dengan cara yang paling mereka sukai. Kami mencoba, tapi berantakan setelah skor 1-2," kata De Rossi seperti dikutip Football Italia.
"Kami punya dua peluang di awal, lalu tertinggal oleh peluang pertama mereka. Ini tidak mudah, laga berjalan sesuai dengan yang mereka kehendaki. Sayangnya, kami harus memberikan ucapan selamat untuk mereka."

De Rossi digantikan sang kapten Francesco Totti di menit 73. Di penghujung karier dan kontraknya, ini bisa jadi derby juga musim terakhir Totti.
"Bagi kami Roma, kalah di derby sangat menyakitkan. Saya belum menanyakan (pada Totti) apakah ini akan jadi derby terakhirnya," pungkas De Rossi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Doppietta Derby vs Roma: Mancini 1998, Keita 2017
Liga Italia 1 Mei 2017, 17:34
-
Penalti Kontroversial Roma Buat Lazio Berkobar
Liga Italia 1 Mei 2017, 12:58
-
Liga Italia 1 Mei 2017, 12:34

-
Ketika Biglia Meminta Jersey Totti
Liga Italia 1 Mei 2017, 12:11
-
Roma Yang Terlalu Banyak Kesalahan dan Kekurangan
Liga Italia 1 Mei 2017, 11:35
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR