Bola.net - - Gelandang veteran AS Roma, Daniele De Rossi, menganggap keputusan untuk bertahan di klub yang ia bela saat ini salah, jika menilik sisi profesionalitas. Namun, pemain berumur 34 tahun tersebut sadar dengan hal itu dan tidak menyesalinya.
De Rossi sementara ini sedang mengikuti jejak legenda klub lainnya, Francesco Totti, dengan menjadi pemain yang hanya membela satu klub di sepanjang karirnya. Sejak menembus tim utama pada tahun 2001 lalu, ia tak pernah meninggalkan klub ibukota Italia tersebut.
Penampilan apiknya bersama Giallorossi membuatnya cukup sering dikaitkan dengan klub Eropa lainnya, salah satunya Manchester City. Pelatih The Citizens saat itu, Roberto Mancini, bahkan terang-terangan mengatakan tertarik dengan sang pemain.
Namun, ia memilih untuk terus bertahan di Roma hingga saat ini. Dalam wawancaranya bersama Canal Football Plus, ia mengaku bahwa keputusannya tersebut salah dari segi profesionalitas, namun ia tak menyesalinya.
"Bertahan di Roma adalah pilihan yang salah secara profesionalitas, tapi saya paham dengan semua ini. Ini berbeda dengan menjadi seseorang yang ambisius," ujar De Rossi, dikutip dari Football Italia.
"Bertahan saat anda tidak terbiasa memenangi sesuatu juga berarti mencoba untuk mengubah mentalitas, karena menang di klub tersebut membuatnya terasa lebih baik. Itulah yang sedang terjadi saat ini, dan saya selalu memiliki mimpi itu," tandasnya.
Saat ini, Giallorossi telah mencapai babak semi-final Liga Champions dan sedang menjalani duel dua leg melawan Liverpool. Di babak perempat final lalu, ia turut berkontribusi saat Roma sukses menyingkirkan salah satu kandidat juara, Barcelona.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
De Rossi Tak Menyesal Memilih untuk Bertahan Di Roma
Liga Italia 28 April 2018, 22:30
-
Tampil Apik Bersama Liverpool, Spalletti Yakin Salah Bisa Lebih Baik Lagi
Liga Italia 28 April 2018, 22:15
-
Liga Italia 28 April 2018, 16:15

-
Van Dijk Masih Tak Terima Gawang Liverpool Dibobol Roma
Liga Champions 28 April 2018, 10:30
-
Cederanya Chamberlain Bikin Klopp Kehabisan Kata-kata
Liga Champions 27 April 2018, 21:49
LATEST UPDATE
-
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:17
-
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:07
-
6 Hal Menarik yang Patut Dipantau di MotoGP 2026, Banyak Rekor Bisa Patah!
Otomotif 24 Februari 2026, 13:07
-
Ketika Kapten Masa Depan Barcelona Tergusur: Kisah Pahit Alejandro Balde
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 13:06
-
Prediksi Susunan Pemain Inter Kontra Bodo Glimt: Tanpa Lautaro
Liga Champions 24 Februari 2026, 13:03
-
UEFA Skors Bintang Benfica Gianluca Prestianni Akibat Dugaan Rasialisme ke Vinicius Jr
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:59
-
Real Madrid Minta Maaf ke Fans China Usai Dean Huijsen Repost Konten Rasialis
Liga Spanyol 24 Februari 2026, 12:51
-
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:47
-
Kejar Defisit, Inter Siap Gempur Habis Bodo/Glimt Sejak Menit Awal
Liga Champions 24 Februari 2026, 12:46
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Jejak Abadi Harianto Badjoeri: Sang Arsitek 'Dream Team' Persija Jakarta Tutup Usia
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:15
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR